23 Jun, 2026

Pasar Berputar dengan Poros Hormuz dan Sheriff Baru The Fed

Binolla Blog Image - Pasar Berputar dengan Poros Hormuz dan Sheriff Baru The Fed 1

Pekan yang baru ini membawakan pergeseran geopolitik dengan AS dan Iran menorehkan tinta untuk 60 hari peta jalan menuju kesepakatan, menyusul pembicaraan mereka di Swiss. Pertemuan berlangsung pekan lalu, dan Selat Hormuz sekarang dibuka. Poin penting lain adalah bahwa Iran setuju untuk mengizinkan Badan Tenaga Atom Internasional untuk menginspeksi objek-objeknya. Ini merupakan pencapaian besar menuju kesudahan permanen dari konflik ini.

Bagaimanapun, perhatian pasar sekarang beralih ke data makroekonomi dan proyeksi. Kevin Walsh telah mengambil alih kemudi sebagai Ketua baru daripada Federal Reserve dan mengirimkan sinyal yang jelas bahwa kebijakan akan tetap restriktif. The Fed menahan suku bunga stabil pada 3,50%-3,75% untuk empat pertemuan berturut-turut. Bagaimanapun, proyeksi dot plot telah bergeser dramatis. Hampir semua anggota sekarang memproyeksikan bahwa suku bunga akan tetap tinggi, dan menurut berbagai rumor, The Fed mungkin bahkan menaikkan suku bunga setidaknya sekali tahun ini.

EUR/USD: Pasangan Mata Uang Ini Terpeleset di Tengah The Fed yang Hawkish

Pasangan mata uang ini berjuang untuk pulih akibat kebijakan restriktif Federal Reserve. Deeskalasi di Timur Tengah memberikan cukup kelegaan dan membantu EUR/USD untuk mencari support lokal. Bagaimanapun, perbedaan antara suku bunga dan imbal hasil obligasi pemerintah memberikan tambahan permintaan pasar bagi Dolar AS. Ketua yang baru beralih dari memberi arahan ke depan menjadi memiliki pendekatan yang lebih bergantung pada data, yang berarti bahwa The Fed akan mengawasi rilis-rilis yang akan datang dan mengambil keputusan lebih lanjut berdasarkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Euro, di sisi lain, tetap rentan akibat suku bunga ECB yang lebih rendah dan pertumbuhan ekonomi yang lambat, yang bergandengan dengan inflasi yang tinggi. Bank Sentral Eropa (ECB) akan memiliki pilihan yang sulit antara membiarkan ekonomi terpeleset dan mendukungnya dengan menstimulasi pertumbuhan inflasi.

Dari pandangan analisis teknikal, pasangan mata uang ini berlanjut meluncur ke bawah, menguji pita bawah indikator Bollinger Band. Penurunan lebih lanjut sekarang ada di atas meja, dengan EUR/USD dapat mencapai 1,1300. Ke arah naik, pasangan mata uang dapat memulai kenaikan di atas 1,1420, menargetkan 1,1500.

GBP/USD: BoE Masih Mendukung Pound

Pound berada pada posisi yang unik. Bank of England mempertahankan nada hawkish tanpa perspektif pemotongan suku bunga dalam waktu dekat. Keputusan-keputusan terkini untuk mempertahankan suku bunga 4% saat ini mendukung GBP. Bagaimanapun, perekonomian Inggris menunjukkan tanda-tanda kerentanan, yang dapat mengubah permainan pada akhir tahun 2026. Perekonomian Amerika Serikat, di sisi lain, tampak lebih sehat di saat ini, dengan kekuatan pasar tenaga kerja dan tingkat inflasi yang tinggi. Dalam situasi ini, Pound cenderung melanjutkan penurunannya. Situasi perpolitikan di Inggris menambahkan tekanan.

Dari pandangan analisis teknikal, pasangan mata uang ini menguji pita bawah indikator Bollinger Bands. Penurunan lebih lanjut akan mungkin terjadi di bawah 1,3200 dengan target-target pada 1,3150 dan 1,3100. Pada arah naik, para trader bisa bertransaksi beli dari 1,3240 menargetkan 1,3300 dan 1,3350.

Minyak Mentah WTI: Blokade Telah Usai

Minyak mentah sedang dalam tekanan di tengah-tengah pembukaan kembali Selat Hormuz seiring premium geopolitik mereda. Harganya jatuh ke bawah $74 per barel, level yang belum pernah terlihat sebelum eskalasi konflik. Dengan minyak bumi Iran kembali ke pasaran, WTI dapat mengembangkan penurunannya dalam jangka waktu dekat. Bagaimanapun, beberapa sikap skeptis masih ada. Selat ini akan tetap di bawah administrasi Iran dan kerja sama dengan IAEA (Badan Tenaga Atom Internasional) akan tetap di bawah prosedur-prosedur yang sekarang.

Dari pandangan analisis teknikal, minyak bumi diperdagangkan di tengah-tengah indikator Bollinger Band, yang menunjukkan beberapa ketidakpastian di pasar. Para penjual bisa melangkah masuk di bawah 72,70, menargetkan 72,00 dan 70,00, sementara para pembeli kemungkinan mengambil kendali di atas 74,00 dengan target-target pada 76,00 dan 78,00.

Emas: Masih Belum Ada Dukungan dari Pasar

Emas masih terjebak di antara The Fed yan hawkish dan imbal hasil obligasi pemerintah yang lebih tinggi di satu sisi dan risiko geopolitik yang semakin rendah di sisi lainnya. Logam mulia ini telah menderita penurunan signifikan dan bergerak menuju 4.100 sekarang. Dengan sinyal-sinyal terkini The Fed yang hawkish, logam mulia ini cenderung tidak akan mendapatkan tambahan dukungan.

Dari pandangan analisis teknikal, emas diperdagangkan di bawah garis tengah indikator Bollinger Band, dengan garis-garisnya yang melebar, memberitahukan kepada para trader bahwa volatilitasnya bertumbuh. Para penjual bisa melangkah masuk dalam level yang sekarang menargetkan 4.100 dan 4.080. Para pembeli di sisi lain, bisa masuk di atas 4.130 menargetkan 4.160 dan 4.180.

Penulis
Bagikan
Direkomendasikan
Anda berhasil berlangganan ke newsletter