Bagaimana Cara Bekerja dengan Kalender Ekonomi: Pedoman untuk Pemula

Kalender ekonomi merupakan perangkat penting yang digunakan para trader profesional untuk memprediksi fluktuasi harga masa depan pada berbagai pasar finansial. Apakah Anda trading opsi biner atau CFD Forex, perangkat ini harus dimiliki untuk rutinitas trading harian Anda. Bagaimanapun, trading dengan kalender ekonomi mensyaratkan beberapa pengetahuan dan pemahaman dasar. Dengan membaca lebih lanjut, Anda akan mengetahui dasar-dasar kalender ekonomi dan bagaimana cara mengaplikasikannya dengan cara yang benar untuk strategi trading Anda.
Contents
- 1 Apa Itu Sebenarnya Kalender Ekonomi
- 2 Rutinitas Hari Minggu: Membangun Watchlist (Daftar Pantau) Anda
- 3 Gunakan kalender ekonomi bersama Binolla
- 4 Rutinitas Harian: Lima Menit Tiap Pagi
- 5 Bagaimana Cara Membaca Angka-angka: Prediksi vs Aktual
- 6 Strategi News Trading Utama Bagi Trader Opsi Biner dan CFD
- 7 Manajemen Risiko di Sekitar Event Berita
- 8 Event Paling Penting Berdasarkan Mata Uang
- 9 Kesimpulan
- 10 FAQ / Pertanyaan Umum
- 10.1 Apa itu kalender ekonomi?
- 10.2 Event mana dalam kalender ekonomi yang paling penting?
- 10.3 Haruskah saya trading selama event yang berdampak besar?
- 10.4 Bagaimana cara saya mengetahui jika rilis data akan menggerakkan pasar?
- 10.5 Apa artinya “buy the rumor, sell the news”?
- 10.6 Berapa jauh di depan saya harus merencanakan trading saya di sekitar kalender?
- 10.7 Apa cara teraman bagi pemula untuk menghadapi event berita?
Apa Itu Sebenarnya Kalender Ekonomi

Sebuah kalender ekonomi merupakan jadwal daripada rilis berita dan event yang akan datang yang dapat mempengaruhi fluktuasi pada berbagai pasar finansial. Ini merupakan semacam prakiraan cuaca, namun bukannya hujan atau salju, yang ini menampilkan bagaimana volatilitas dapat berperilaku. Mungkin tidak akan memberitahukan Anda arah persisnya daripada pergerakan harga. Alih-alih, ini bisa memberikan Anda pandangan berguna tentang apakah volatilitas dapat meningkat selama event penting tertentu.
Setiap kalender ekonomi besar memiliki poin-poin sebagai berikut:
- Waktu dan data rilis yang akan datang
- Negara yang terpengaruh (atau mata uangnya)
- Tingkat kepentingan event (dari rendah hingga tinggi)
- Nilai sebelumnya
- Prediksi, yang merupakan apa yang diekspektasi para analis untuk terjadi
- Nilai final, yang muncul setiap data dipublikasikan
Kolom terakhir sangat penting, karena angka di dalamnya akan mempengaruhi fluktuasi harga. Bagaimanapun, kebanyakan aksi berkisar pada nilai dan prediksi sebelumnya. Salah satu hal terpenting yang harus Anda ingat adalah jangan hanya baca angkanya. Ketika berhadapan dengan news trading, Anda trading dengan kejutan. Jadi, Anda harus memantau dinamika antara prediksi, nilai sebelumnya, dan nilai saat ini. Kami akan menjelaskan ini agak nanti dalam artikel ini, namun pertama-tama, inilah saatnya untuk melihat bagaimana cara membangun rutinitas trading yang kokoh ketika menggunakan kalender ekonomi.
Rutinitas Hari Minggu: Membangun Watchlist (Daftar Pantau) Anda
Kebanyakan trader pemula memulai rutinitas trading mereka persis pada saat mereka membuka grafik/chart. Bahkan ketika mereka melihat kalender ekonomi, mereka melakukannya sesekali, yang mana merupakan kesalahan terbesar! Jika Anda buka kalender pada Senin atau Rabu dan melihat banyak event, Anda mungkin mulai panik. Di bawah, Anda bisa menemukan panduan tentang bagaimana mulai bekerja dengan perangkat ini di hari Minggu:
- Filter pasangan mata uang atau aset yang sesungguhnya Anda transaksikan. Langkah pertama adalah melihat aset mana yang Anda transaksikan paling sering. Jika itu EUR/USD atau GBP/USD, maka Anda cukup meninggalkannya sendiri dan cek hanya event-event yang mempengaruhi berbagai mata uang tersebut. Semua dari JPY hingga CAD merupakan kebisingan bagi Anda. Tinggalkan hanya EUR, GBP, dan USD.

- Filter berdasarkan dampaknya. Semua kalender ekonomi memungkinkan Anda untuk memfilter event berdasarkan dampak yang diekspektasi. News trader sering memilih event dengan dampak tertinggi (kotak merah dalam kalender Forexfactory). Juga, Anda bisa membiarkan kotak merah, karena itu merupakan event dengan dampak menengah, namun di bawah beberapa kondisi, mereka juga bisa memberikan volatilitas yang lebih tinggi.
- Identifikasikan event paling penting untuk seminggu yang akan datang. Setelah Anda memfilter mata uang dan dampaknya, Anda bisa memilih-milih di kalender dan menandai peristiwa yang Anda akan gunakan untuk trading selama seminggu. Juga, Anda harus baca tentang event tersebut termasuk tingkat suku bunga, notulen bank sentral, inflasi, dan data lapangan kerja.
- Catat jadwal Anda sendiri. Sekarang Anda telah bersiap untuk kalender Anda sendiri, Anda bisa buat spreadsheet dan catat semua event yang akan Anda gunakan untuk trading. Tambahkan di situ tanggal dan waktu, hari dalam seminggu, termasuk nama event, nilai sekarang, dan prediksinya. Ini akan menjadi rencana Anda untuk seminggu ke depan. Ketika Anda bangun tidur di hari Senin, Anda akan mengetahui lebih dulu event apa yang akan Anda manfaatkan untuk trading dan bagaimana mereka bisa mempengaruhi fluktuasi harga.
Rutinitas Harian: Lima Menit Tiap Pagi
Di hari Minggu Anda membuat jadwal mingguan, yang akan menjadi peta jalan Anda untuk seminggu ke depan. Sekarang, Anda harus juga menghabiskan sekitar lima menit tiap pagi untuk mengecek event apa yang bisa Anda gunakan untuk trading dalam hari tersebut. Untuk melakukannya, Anda harus buka kalender Anda dan cukup filter hari ini. Lalu Anda harus pantau watchlist Anda dan cek event apa yang akan Anda gunakan untuk trading hari ini.
Kemudian cek prediksi terhadap nilai sebelumnya. Misalnya, jika Anda akan trading CPI Amerika Serikat, yang dijadwalkan hari ini, Anda dapat melihat nilai sebelumnya, yang mana 3,1%, dan prediksi 3,0% (ini merupakan nilai-nilai fiksional, karena diberikan hanya sekadar Anda melihat bagaimana cara kerjanya). Anda mungkin berekspektasi inflasi lebih rendah, maka Dolar dapat kehilangan tempatnya. Jika aktualnya akan jadi 3,4%, misalnya, maka Dolar dapat menguat. Jika nilai finalnya jadi di bawah prediksi, arah turun mungkin terjadi.
Berikutnya, cek kapan eventnya akan rilis. Berapa lama hingga rilis? Jika Anda masih punya beberapa jam sebelum event tersebut, Anda bisa trading secara normal. Bagaimanapun, Anda harus bersiap untuk trading dalam hitungan jam. Volatilitasnya mungkin berkurang sebelum event tersebut, dan rentang harga dapat menjadi semakin sempit.
Sekarang bahwa semua persiapan hampir selesai, Anda perlu memasang pengingat untuk lima belas menit sebelum rilis. Ini akan menjadi petunjuk Anda untuk menutup trading sebelumnya atau untuk mempersiapkan diri Anda untuk trading sebelum rilis berita.
Bagaimana Cara Membaca Angka-angka: Prediksi vs Aktual
Sekarang bahwa Anda mengetahui bagaimana cara mempersiapkan diri Anda untuk news trading, saatnya menyelami ke bagaimana cara membaca angka-angka dan apa artinya aktual dan prediksi. Jadi, jika Anda melihat melalui kalender dan melihat misalnya, rilis US non-farm employment, Anda akan melihat sebagai berikut:
- Sebelumnya: 180 ribu lapangan kerja ditambahkan bulan lalu
- Prediksi: 100 ribu lapangan kerja diekspektasi bertambah bulan ini.
Jadi, Anda melihat prediksinya lebih rendah daripada nilai sebelumnya. Ini berarti bahwa para analis berekspektasi pasar lapangan kerja untuk menjadi dingin. Sekarang, jika angka aktual datang pada 250 ribu, misalnya, ini akan menjadi tamparan masif. Ekonomi menambahkan lebih banyak lapangan kerja daripada yang diekspektasikan orang-orang. Bagi Dolar AS, ini akan menjadi sinyal bullish, karena The Fed akan mempertimbangkan angka ini sebagai pertanda kondisi pasar tenaga kerja yang lebih baik.
Bagi para trader opsi biner, strategi terbaik adalah membeli kontrak persis di momen rilis data. Misalnya, jika Anda melihat data pasar tenaga kerja datang lebih baik daripada ekspektasi, maka Anda cukup beli kontrak Lebih Tinggi.
Bagi para trader CFD, situasinya dapat menjadi jauh lebih kompleks, khususnya jika mereka membeli aset sebelum rilisnya. Jadi, direkomendasikan untuk menutup semua posisi jangka pendek yang bisa dipengaruhi oleh rilis berita dan membukanya setelah event berjalan.
Kenapa Anda Jangan Trading di Lima Belas Menit Terakhir
Beberapa trader, khususnya mereka yang tidak memantau kalender ekonomi, mungkin membuka posisi bahkan sebelum rilis berita. Triknya adalah pada waktu tersebut, pasar dapat berperilaku sangat tidak bisa diprediksi. Kebanyakan waktu, volatilitas menjadi lebih rendah pada periode ini dan rentang harga menjadi lebih sempit. Ini menjadikan trading sangat-sangat tidak nyaman.
Jadi, bahkan jika Anda bukan news trader, direkomendasikan untuk memantau kalender dan menandai event paling penting untuk mengetahui kapan untuk menghindari menaruh posisi trading.
Strategi News Trading Utama Bagi Trader Opsi Biner dan CFD
Ada tiga strategi kunci yang dapat digunakan para trader opsi biner dan CFD. Mari lihat lebih dekat padanya:
- Menaruh posisi trading sebelum rilis berita. Yang satu ini cocok bagi para trader CFD dan para trader biner yang menaruh posisi trading 1-jam+. Ini didasarkan pada konsep memprediksi hasil lebih dulu. Anda menggunakan hanya nilai sebelumnya dan prediksinya. Bagian terbaiknya adalah Anda bisa membuka posisi trading dengan volatilitas normal dan spread yang normal. Jadi, Anda merendahkan biaya trading Anda dan trading tanpa tergelincir. Bagaimanapun, metode ini datang dengan kerugian yang signifikan: Jika prediksi Anda salah, maka Anda mungkin mendapatkan kekurangan signifikan atau bahkan kehilangan seluruh investasi.
- Menempatkan posisi trading persis setelah rilis berita. Strategi ini tampaknya sempurna dari semua sisi. Anda hanya melihat hasil akhir dan Anda bisa berekspektasi harga bergerak ke arah yang spesifik. Bagi para trader opsi biner, ini merupakan salah satu cara terbaik untuk news trading, dan jika Anda tepat tentang arahnya, maka Anda akan menghasilkan uang. Bagaimanapun, bagi para trader CFD, biaya trading dapat meningkat signifikan. Pertama-tama, spread menjadi lebih lebar. Misalnya, jika spread standar untuk CFD pasangan EUR/USD adalah 3 pip, maka persis setelah rilis berita, dapat mencapai 10 pip dan bahkan lebih tinggi. Kedua, slippage mungkin terjadi. Ini merupakan fitur negatif lain daripada trading CFD (yang mana tidak relevan bagi para trader opsi biner lho). Anda bisa menempatkan order beli ketika EUR/USD ada pada 1,1200, misalnya, namun trading akan dieksekusi pada 1,1205.
- Menangkap pergerakan yang mengikuti. Ini merupakan salah satu strategi teraman bagi para trader opsi biner dan CFD. Anda menangkap pergerakan setelah semburan volatilitas awal. Manfaatnya jelas: Anda melewati kebisingan pasar awal dan bergabung dengan pergerakan. Bagaimanapun, ada juga kekurangannya. Pergerakannya dapat kelelahan di momen ketika Anda bergabung.
Manajemen Risiko di Sekitar Event Berita
Anda tidak bisa mengendalikan hasil dari tiap rilis data. Bagaimanapun, apa yang bisa Anda kendalikan adalah apa yang Anda lakukan terhadapnya. Berikut beberapa rekomendasi yang akan membantu Anda melindungi saldo Anda terhadap risiko trading yang signifikan:
- Mengurangi ukuran posisi Anda. Apakah Anda trading opsi biner atau CFD, jangan investasikan jumlah Anda yang biasa karena risikonya lebih tinggi ketika Anda trading dengan berita. Jika Anda investasikan 10% dari saldo Anda dalam situasi yang standar, kurangi jumlah ini menjadi 5%. Sehubungan dengan CFD, lakukan yang sama. Sehubungan dengan stop loss, Anda bisa menempatkan yang lebih ketat. Namun ingat dalam hal ini, stop Anda dapat terpicu oleh risiko volatilitas.
- Hindari market order ketika trading CFD dan Anda menempatkan posisi trading persis setelah berita. Dalam hal ini, Anda mungkin mendapatkan slippage signifikan, atau spread akan menjadi lebih tinggi. Sebaliknya taruhlah limit order. Para trader opsi biner dapat menggunakan order standar mereka, karena kontrak ini bukanlah terdampak spread atau slippage.
- Tunggu debu untuk mereda. Jika Anda trading setelah rilis berita, jangan masuk segera. Tunggu keberisikan untuk melunak dan masuk ketika Anda melihat tren yang jelas.
Event Paling Penting Berdasarkan Mata Uang
Setiap kalender ekonomi menawarkan banyak event dan Anda mungkin segera kehilangan diri Anda di tengah berlimpahnya informasi. Berikut kami telah menyiapkan tabel dengan event paling penting yang bisa Anda ikuti untuk trading dalam kebanyakan aset.
| Mata Uang | Event | Frekuensi |
| Dolar AS (USD) | Non-Farm Payrolls (NFP) | Jumat pertama tiap bulan |
| CPI (Consumer Price Index) | Bulanan | |
| Keputusan Tingkat Suku Bunga FOMC | Delapan kali per tahun | |
| Produk Domestik Bruto | Kuartalan | |
| Euro (EUR) | Keputusan Tingkat Suku Bunga ECB | Setiap enam minggu |
| Eurozone CPI | Bulanan | |
| Iklim Bisnis German Ifo | Bulanan | |
| Pound Inggris (GBP) | Keputusan Tingkat Suku Bunga BoE | Bulanan atau setiap enam minggu |
| CPI Inggris | Bulanan | |
| PDB Inggris | Bulanan dan kuartalan | |
| Yen Jepang (JPY) | Keputusan Tingkat Suku Bunga Bank Sentral Jepang | Bulanan |
| CPI Tokyo | Bulanan | |
| Tankan Survey | Kuartalan |
Kesimpulan
Menggunakan kalender ekonomi jauh lebih mudah ketika Anda mengetahui caranya. Perangkat ini memungkinkan Anda untuk menyadari event paling penting yang dapat mempengaruhi berbagai macam grup aset. Karenanya, Anda akan mendapatkan keunggulan, yang akan memungkinkan Anda untuk mengambil keputusan yang tepat dan memperbaiki hasil trading Anda. Bagaimanapun, Anda harus ingat tidak ada hasil yang akan Anda lihat dalam kalender yang akan menjamin bahwa harga akan bergerak dalam arah yang diharapkan. Ingatlah tentang manajemen risiko dan gunakan strategi yang cocok dengan target trading Anda.
FAQ / Pertanyaan Umum
Apa itu kalender ekonomi?
Sebuah kalender ekonomi merupakan perangkat spesial yang mencakup event ekonomi dan finansial yang akan datang serta rilis data. Kalender seperti ini menunjukkan level kepentingan, data, dan waktu, termasuk pula prediksi dan nilai sebelumnya.
Event mana dalam kalender ekonomi yang paling penting?
Keputusan bank sentral, data inflasi, dan pasar tenaga kerja merupakan rilis data paling penting, khususnya non-farm payroll Amerika Serikat.
Haruskah saya trading selama event yang berdampak besar?
Jika Anda ingin menangkap volatilitas yang lebih tinggi, Anda harus trading selama rilis data paling penting. Bagi para trader opsi biner yang satu ini merupakan strategi terbaik untuk mendapatkan manfaat dari fluktuasi harga yang besar. Para trader CFD harus berhati-hari karena biaya trading meningkat dalam kasus ini.
Bagaimana cara saya mengetahui jika rilis data akan menggerakkan pasar?
Dalam kebanyakan kasus, nilai akhir yang di bawah atau di atas prediksi menghasilkan fluktuasi harga yang signifikan. Bagaimanapun, jika nilai-nilai ini dekat dengan prediksinya, reaksi bisa diredam.
Apa artinya “buy the rumor, sell the news”?
Ini berarti bahwa pasar sering bergerak mengantisipasi event daripada data rilis.
Berapa jauh di depan saya harus merencanakan trading saya di sekitar kalender?
Kalender harus ditinjau setiap minggu dan dicek setiap hari. Dengan cara ini, Anda akan memiliki rencana yang jelas tentang kapan trading jika Anda ingin menangkap rilis data paling penting.
Apa cara teraman bagi pemula untuk menghadapi event berita?
Cara teraman untuk berhadapan dengan berita adalah memilih strategi Anda di depan. Jika Anda trading opsi biner, Anda bisa membuka posisi persis setelah berita dirilis. Para trader CFD harus menutup posisinya lima belas menit sebelum rilis berita dan membuka yang baru setelah rilis atau bahkan menunggu hingga kebisingan mereda.
