Manual Trading Data Ketenagakerjaan

Data pasar tenaga kerja berdiri sendiri di antara indikator-indikator makroekonomi lainnya untuk banyak alasan. Bagaimanapun, alasan utama adalah bahwa indikator ini sering menciptakan banyak volatilitas, yang pada gilirannya, dapat menjurus pada pergerakan harga satu arah yang signifikan. Hal ini memungkinkan para trader opsi biner untuk menghasilkan uang terhadap fluktuasi-fluktuasi ini baik ketika mereka trading valuta asing, saham, indeks, atau bahkan logam mulia. Dengan membaca pedoman ini, Anda akan belajar lebih banyak tentang dasar-dasar daripada data pasar tenaga kerja dalam trading opsi biner dan belajar bagaimana cara menggunakan statistika ini dalam rutinitas trading Anda.
Contents
- 1 Indikator-indikator Data Ketenagakerjaan Paling Populer
- 2 Bagaimana Cara Trading Rilis Data Ketenagakerjaan
- 3 Lakukan Trading Anda Selanjutnya Terhadap Data Pasar Tenaga Kerja dengan Binolla
- 4 Contoh-contoh yang Berbeda tentang Bagaimana Pasar Berperilaku Selama Rilis Pasar Tenaga Kerja
- 5 Bagaimana Bank Sentral Terkoneksi dengan Data Ini
- 6 Kesimpulan
- 7 FAQ / Pertanyaan Umum
- 7.1 Berapa waktu kedaluwarsa terbaik untuk trading data tenaga kerja dengan opsi biner?
- 7.2 Bagaimana saya menemukan angka konsensus untuk negara-negara yang berbeda?
- 7.3 Haruskah saya trading aset yang sama untuk setiap rilis data tenaga kerja?
- 7.4 Kenapa harga terkadang melonjak tajam dalam arah yang salah pada awalnya?
Indikator-indikator Data Ketenagakerjaan Paling Populer
Ada cukup banyak indikator data ketenagakerjaan di seantero kalender makroekonomi, dan terkadang terasa memberikan frustrasi ketika Anda mencoba untuk trading semua darinya. Tidak semua set data serupa memiliki dampak yang sama terhadap harga. Karenanya, banyak trader pemula gagal hanya karena mereka memilih data yang salah untuk trading. Agar lebih jelas, Anda harus baca bagian-bagian berikut di mana kami menguraikan indikator-indikator data ketenagakerjaan paling populer yang cenderung menghasilkan semburan volatilitas.
Non-Farm Payrolls (NFP)

Ini merupakan pemimpin sungguhan di dunia trading, yang dapat dibandingkan dengan pertemuan-pertemuan bank sentral atau rilis-rilis inflasi. Laporan NFP menunjukkan berapa banyak lapangan kerja baru ditambahkan untuk periode yang dilaporkan. Angka di atas 200.000 biasanya dianggap kuat, sementara nilai negatif merujuk pada kelemahan pasar tenaga kerja di Amerika Serikat.
Bagaimanapun, bahkan dengan nilai-nilai tersebut dalam benak Anda, pasar tidak cukup peduli tentangnya sebagaimana kepeduliannya tentang kejutan. Jika, misalnya, 150 ribu lapangan kerja baru ditambahkan, maka pasar akan bereaksi segera. USD akan jatuh, saham dapat bangkit, dan emas mungkin juga semakin tinggi bersama-sama dengan minyak bumi dan aset-aset lainnya.
Rahasianya? Data signifikan di bawah ekspektasi dan sentimen pasar berubah. Karenanya, ketika trading NFP dan rilis-rilis data pasar tenaga kerja lainnya, Anda trading dengan gap / celah antara ekspektasi dan realitas, bukan nilainya itu sendiri.
Bersamaan dengan NFP, layak juga memperhatikan Rata-rata Pendapatan / Average Earnings dan Tingkat Pengangguran / Unemployment Rate. Tiap hari Kamis, data Klaim Pengangguran / Unemployment Claims dirilis di AS. Data ini menunjukkan berapa banyak klaim pengangguran muncul pada pekan sebelumnya.
Claimant Count Change di Inggris

Ini merupakan analog dari data US Unemployment Claims (Klaim Pengangguran AS), namun dirilis berbasis bulanan. Mirip dengan data AS, jika jumlah mereka yang mengklaim manfaat pengangguran meningkat, Pound akan jatuh, sementara nilai yang lebih rendah dapat menunjang mata uang Inggris ini. Ketika trading dengan data Claimant Count Change, perhatikan prediksi-prediksi dan bacaan nilai sekarang. Jika secara signifikan berbeda, hal ini dapat menjurus pada volatilitas yang lebih tinggi.
Rilis pasar tenaga kerja penting lainnya di Inggris adalah Indeks Rata-rata Pendapatan / Average Earnings Index. Indeks yang meningkat memberitahukan kepada para trader bahwa inflasi semakin cepat, yang pada gilirannya, dapat mendorong Bank Sentral Inggris / Bank of England untuk menaikkan suku bunganya. Sebagaimana Anda bisa duga, Pound akan mendapatkan dukungan dalam kasus ini, khususnya jika nilai-nilai baru hadir dengan gap / celah terhadap prediksi yang ada. Nilai yang lebih rendah, pada gilirannya, memberitahukan pada para trader bahwa inflasi melambat, yang bisa mendorong regulator untuk menahan suku bunga yang sekarang atau bahkan memangkasnya.
Eurozone Unemployment Data / Data Pengangguran Eurozone
Eurozone employment data / data pengangguran Eurozone lebih kompleks, karena Anda mungkin menemukan agregasi tingkat pengangguran untuk keseluruhan Uni Eropa dan nilai-nilai Jerman yang terpisah. Namun aturannya sederhana: fokuslah pada data pengangguran Jerman karena negara ini memiliki perekonomian paling kuat dan para partisipan pasar berfokus pada data pasar tenaga kerja Jerman alih-alih melihat keseluruhan gambaran.
Bersamaan dengan ketiga indikator kunci ini, para partisipan pasar sering melihat data Australia, Jepang, dan Selandia Baru. Juga, mereka mengecek data Kanada jika mereka trading CAD.
Bagaimana Cara Trading Rilis Data Ketenagakerjaan

Sekarang Anda mengetahui dasar-dasar dan indikator-indikator pasar tenaga kerja utama, saatnya bergerak lebih jauh dan melihat bagaimana cara trading rilisnya. Berita bagusnya adalah bahwa Anda bahkan tidak perlu pengetahuan perekonomian untuk berhadapan dengannya. Para trader opsi biner sering mengecek kalender lebih dulu dan mempersiapkan diri sebelumnya.
Jadi, apa yang pertama-tama harus Anda lihat? Mari jadikan ini lebih jelas berdasarkan laporan-laporan NFP. Jadi, pertama-tama, Anda harus mengecek kalender pada Jumat pertama dari suatu bulan. Jika Anda melihat pasar tenaga kerja AS di sana, maka Anda bisa mulai persiapannya. Bahkan sebelum data dirilis, Anda harus memantau arah daripada prediksi.
Jika NFP diekspektasi akan di atas nilai hasil sebelumnya, maka prediksinya positif bagi Dolar AS dan negatif bagi pasangan-pasangan seperti AUD/USD atau EUR/USD. Di sisi lain, jika prediksi yang ada negatif, seperti angka yang lebih rendah tentang lapangan kerja baru yang diekspektasi akan ditambahkan, maka hal ini tidak baik bagi Dolar AS, namun sempurna bagi pasangan-pasangan seperti GBP/USD atau bahkan untuk emas dan indeks.
Kapan trading rilis data? Ada berbagai macam strategi yang digunakan para trader. Yang pertama adalah yang paling jelas. Anda buka posisi trading persis ketika data segar muncul. Strategi ini merupakan yang paling sederhana untuk dipegang. Anda cukup muat ulang tab browser dengan kalender perekonomian Anda, pantau nilai-nilai yang baru masuk dan warnanya (merah untuk hasil negatif dan hijau untuk positif), dan kemudian Anda beli kontrak Lebih Tinggi atau Lebih Rendah.
Bayangkan bahwa NFP yang diprediksi adalah 150 ribu lapangan kerja baru namun ketika Anda memuat ulang tab Anda melihat hanya 70 ribu lapangan kerja yang ditambahkan. Maka Anda cukup pencet tombol Lebih Rendah jika Anda trading indeks Dolar atau tombol Lebih Tinggi ketika Anda trading EUR/USD, misalnya.
Di sisi lain, jika 50 ribu lapangan kerja baru diekspektasi, sementara nilai finalnya adalah 90 ribu, maka Anda beli kontrak Lebih Tinggi untuk indeks Dolar AS dan lebih memilih Dolar AS pada semua pasangan mata uang lainnya. Emas cenderung bergerak lebih rendah dalam kasus ini.
Waktu kedaluwarsa harus dipasang sesuai strategi Anda. Ingat bahwa reaksi pertama terjadi cepat, jadi Anda bahkan bisa trading opsi 1-menit mengharapkan pergerakan signifikan dan melindungi trading Anda dari pullback / penarikan kembali, yang dapat mencapai strike price Anda.
Strategi lainnya yang diaplikasikan para trader adalah masuk sebelum kejadian. Hanya satu menit sebelum rilis dan mencakup rilis itu sendiri. Kali ini, Anda memantau prediksi yang ada dan mencoba memprediksi apakah nilai final akan jadi di atas atau di bawah prediksi yang dibuat para ekonom. Strategi ini lebih seperti permainan karena Anda tidak bisa mengetahui lebih dulu nilai-nilai yang baru muncul. Karenanya, hal ini menambahkan lebih banyak risiko, dan Anda harus mengaplikasikannya secara berhati-hati.
Jadi, untuk trading dengan metode ini, Anda memperhatikan nilai-nilai sebelumnya dan prediksi yang ada. Jika prediksinya di bawah nilai sebelumnya, maka Anda beli kontrak Lebih Tinggi berekspektasi bahwa prediksi akan tepat dan Anda akan menangkap pergerakannya pada permulaannya. Sebaliknya, jika prediksinya di atas nilai sebelumnya, maka Anda beli kontrak Lebih Rendah.
Harap diingat bahwa momentum setelah rilis berita semacam ini bertahan hingga 10 menit, yang berarti bahwa Anda bisa trading dalam arah yang sama banyak kali, yang meningkatkan profit Anda pada akhirnya.
Contoh-contoh yang Berbeda tentang Bagaimana Pasar Berperilaku Selama Rilis Pasar Tenaga Kerja
Agar menjadikan semakin jelas tentang bagaimana cara trading NFP dan laporan-laporan lapangan kerja lainnya, mari lihat pada tiga skenario yang berbeda di mana Anda bisa aplikasikan strategi-strategi yang berbeda persis setelah rilis.
Contoh 1: “The Clear Beat” (Hantaman yang Jelas)
Yang satu ini paling mudah untuk trading. Konsensus mungkin 150 ribu, namun hasil final mengalahkannya sebanyak 100 ribu, misalnya, dan mencapai 250 ribu. Ketika nilainya keluar, Dolar AS melonjak naik tajam, dan ada peluang bagus untuk membeli kontrak Lebih Tinggi untuk menghasilkan uang dalam pergerakan ini. Kuncinya di sini adalah masuk awal-awal untuk menunggangi gelombang utamanya.
Contoh 2: “The Miss” (Kelewatan)
Skenario selanjutnya adalah ketika konsensus NFP adalah 180 ribu dan nilai aktual adalah 120 ribu. Dalam kasus ini, indeks Dolar AS cenderung untuk menyelam dan Anda bisa menghasilkan uang dalam pergerakan ini. Segala yang Anda butuhkan adalah bergabung dengan arah turun dengan membeli kontrak Lebih Rendah secepat mungkin untuk menangkap pergerakan awal. Walaupun dalam opsi biner Anda tidak menghitung pip, dengan masuk lebih awal, Anda akan mendapatkan kesempatan lebih banyak untuk sukses dalam trading ini.
Contoh 3: “Previous Month Revision” (Revisi Bulan Sebelumnya)
Selanjutnya dan skenario paling tidak diinginkan adalah ketika konsensusnya 180 ribu, misalnya, cetakan aktualnya adalah 210 ribu, dan mata uang melonjak naik tajam, namun dalam hitungan detik berbalik arah karena nilai sebelumnya diturunkan jadi 50 ribu. Efek neto akan menjadi bearish dalam kasus ini, yang berarti kenaikan akan berhenti dan penurunan dapat berkembang. Jika Anda melihat nilai yang direvisi, maka Anda harus membuat keputusan berdasarkan nilai ini dan keseluruhan gambaran yang ada.
Bagaimana Bank Sentral Terkoneksi dengan Data Ini
Agar menjadikan segalanya lebih jelas lagi dan memungkinkan Anda untuk membuat keputusan yang berdasar, ada baiknya melihat apa yang menggerakkan harga setelah rilis data pasar tenaga kerja. Bank-bank sentral memantau data ini secara ketat sebelum mengambil keputusan tingkat suku bunga lebih lanjut.
The Fed, misalnya, memiliki dual mandat. Mereka mempertahankan tenaga kerja maksimum dan harga yang stabil. Ketika NFP atau tingkat pengangguran sedang kuat, The Fed merasa nyaman menaikkan suku bunga. Suku bunga yang lebih tinggi menjadikan Dolar lebih atraktif. Ketika data ketenagakerjaan lemah, The Fed bisa memangkas suku bunga, dan Dolar mengarah turun.
Di Inggris, Bank of England melihat data ketenagakerjaan dan upah secara ketat. Mereka khawatir tentang inflasi lebih banyak daripada hal lainnya. Ketika Avera Earning Index datang dengan tinggi, mata uang Inggris mendapatkan dukungan karena para partisipan pasar berekspektasi BoE menaikkan suku bunga atau setidaknya bertahan dengan strateginya saat ini.
Di Eurozone, ECB tidak seagresif The Fed. Walaupun mereka melihat data lapangan kerja Jerman, mereka mengevaluasi hasil-hasilnya dan apakah pasar tenaga kerja menambahkan lapangan kerja baru atau tingkat pengangguran menurun; maka Euro cenderung bangkit.
Kesimpulan
Trading opsi biner terhadap data pasar tenaga kerja termasuk di antara cara paling bisa diandalkan untuk mendapatkan profit di pasar finansial. Para trader dan investor memantau ketat data ini, dan setiap rilis bisa meningkatkan volatilitas secara signifikan. Orang-orang panik terhadap berita buruk, dan mereka mulai menjual, sementara berita bagus mendukung harga. Trader harus menghindari untuk jadi emosional. Mereka harus membuat keputusan berdasarkan nilai-nilai yang ada. Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, untuk trading data pasar tenaga kerja, Anda tidak perlu mengetahui segalanya tentang ekonomi. Anda cukup perlu mengetahui rilis data yang penting untuk negara-negara yang mata uangnya atau asetnya Anda gunakan untuk trading. Anda juga perlu mengetahui konsensus (yang bisa Anda temukan dalam setiap kalender perekonomian) untuk membuat keputusan trading final.
FAQ / Pertanyaan Umum

Berapa waktu kedaluwarsa terbaik untuk trading data tenaga kerja dengan opsi biner?
Para trader memilih kedaluwarsa berdasarkan strategi mereka. Anda bisa trading berbagai macam tipe kontrak tergantung pada ekspektasi-ekspektasi Anda. Misalnya, Jika Anda seorang scalper yang baik, Anda bisa pilih kontrak 1-menit dan menangkap pergerakan awal. Bagaimanapun, Anda harus ingat bahwa kedaluwarsa 15-menit lebih berisiko, karena pullback / penarikan kembali setelah rilis berita dapat mencapai striker price.
Bagaimana saya menemukan angka konsensus untuk negara-negara yang berbeda?
Anda bisa menemukan data ini dalam kalender perekonomian mana pun. Selain itu, kami senantiasa posting rilis berita mingguan paling penting di hari Senin, yang memungkinkan Anda untuk tetap terjaga kapan pun.
Haruskah saya trading aset yang sama untuk setiap rilis data tenaga kerja?
Tidak, Anda bisa pilih aset Anda sendiri. Jika Anda trading rilis NFP, maka Anda bisa pilih pasangan mata uang mayor mana pun dengan USD, komoditas, saham, dan lainnya. Untuk data pasar tenaga kerja Kanada, Anda bisa trading USD/CAD dan mata uang terkait valuta Kanada lainnya.
Kenapa harga terkadang melonjak tajam dalam arah yang salah pada awalnya?
Hal ini diakibatkan oleh sentimen pasar dan data penting lainnya. Harap diingat bahwa tidak semuanya tergantung pada nilai-nilai dalam situasi yang spesifik. Harga dapat dipengaruhi oleh banyak faktor lainnya, termasuk kebijakan bank sentral saat ini dan data perekonomian yang lebih luas. Selain itu, NFP yang mengejutkan mungkin bukan tren, namun hanya koreksi musiman. Yang berarti bahwa bahkan jika nilainya tidak menunjang keseluruhan tren, hal ini tidak dipertimbangkan oleh pasar.
