21 Apr, 2026

Batas Waktu Diplomatik, Lonjakan Logam Industri & Mimpi Buruk Stagflasi The Fed: Pengendali Pasar Global Pekan Ini

Binolla Blog Image - Batas Waktu Diplomatik, Lonjakan Logam Industri & Mimpi Buruk Stagflasi The Fed: Pengendali Pasar Global Pekan Ini 1

Pasar finansial mengarungi turbulensi geopolitik seiring batas waktu gencatan senjata AS-Iran mendekat. Pembicaraan para akhir pekan gagal menghasilkan pemecahan, namun gerbang untuk itu belum tertutup, yang berarti bahwa para pihak akan mencari solusi diplomatik. Bagaimanapun, permintaan utama dari AS adalah untuk penghentian pengayaan uranium 20 tahun yang tidak bisa diterima oleh Iran.

Situasi dengan Selat Hormuz juga masih belum jelas. Rute ini dibuka kembali pekan lalu untuk sehari atau lebih, namun ditutup setelah AS merampas kapal milik Tehran. Ini memberikan tekanan terhadap minyak bumi dan logam industri karena selat ini merupakan rute pasokan vital untuk aluminium dan tembaga di wilayah ini.

Di AS, data inflasi menunjukkan lonjakan 3,35 YoY, yang merupakan lompatan bulanan 11%. The Fed sekarang terjebak antara inflasi yang lebih tinggi dan pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat. Risiko deflasi akan mencegah bank sentral mengambil langkah lebih lanjut pada kedua sisi.

EUR/USD: Cahaya Redup Diplomatik Menjaga Euro Tetap Mengapung

Pasangan mata uang ini menghasilkan upaya naik pekan ini di tengah rumor pembicaraan lebih lanjut antara AS dan Iran. Bagaimanapun, blokade Selat Hormuz dan pesimisme atas hasil negosiasi masih membebani Euro. Mediator dari Pakistan, Turki, dan Mesir mendorong lebih banyak negosiasi sebelum eskalasi lebih lanjut terjadi. Jika ada skenario positif yang terjadi, pasangan mata uang ini dapat bergerak arah naik.

Dari perspektif analisis teknikal, EUR/USD diperdagangkan dekat dengan pita bawah indikator Bollinger Band. Pita-pitanya melebar, yang berarti volatilitasnya melonjak. Para pembeli bisa masuk di atas 1,1770, menargetkan 1,1850 dan 1,1900. Para penjual bisa melangkah masuk di bawah 1,1750, menargetkan 1,1700 dan 1,1650.

GBP/USD: Bendera Merah Stagflasi

Pasangan mata uang ini masih di bawah tekanan akibat risiko stagflasi. Blokade Selat Hormuz mendukung tidak hanya harga minyak bumi namun juga mendorong harga aluminium dan tembaga menjadi semakin tinggi. Bank of England terjebak dalam posisi yang lebih buruk daripada The Fed. Ini hampir menghentikan pertumbuhan ekonomi, namun bank sentral ini tidak bisa memberikan sinyal penurunan suku bunga apa pun akibat tekanan inflasi yang lebih tinggi.

Dari perspektif analisis teknikal, pasangan mata uang ini diperdagangkan dekat dengan pita bawah indikator Bollinger Band, dengan pita-pitanya mengembang, yang mengindikasikan pertumbuhan volatilitas. Para pembeli bisa masuk dari 1,3530 menargetkan 1,3600. Para penjual bisa melangkah masuk di bawah 1,3500, menargetkan 1,3450 dan 1,3400.

Minyak Mentah WTI: Premium Blokade

Minyak mentah masih menjadi barometer terutama dalam risiko pasokan geopolitik. Selat Hormuz telah memotong lebih dari 9 juta barel per hari, memaksa berbagai perekonomian mencari alternatif. Level penyimpanan Cushing ada pada nilai terendahnya sejak tahun 2022. Sekiranya terjadi eskalasi lebih lanjut di Timur Tengah, WTI bisa mencapai $100 dan bahkan lebih tinggi lagi.

Dari perspektif analisis teknikal, WTI diperdagangkan di tengah-tengah indikator Bollinger Band. Pita-pitanya ketat, yang berarti bahwa volatilitas masih rendah. Para pembeli bisa melangkah masuk di atas $87, menargetkan $91. Para penjual bisa masuk di bawah $85, menargetkan $79.

Emas: Pertempuran Antara Keamanan dan Hasil Perolehan

XAU/USD masih diperdagangkan di bawah $5.000 seiring sedang menghadapi dua kekuatan yang berlawanan. Di satu sisi, turbulensi geopolitik mengendalikan permintaan safe-haven. Di sisi lain, data inflasi AS yang kuat menunjang Dolar AS karena The Fed cenderung tidak akan menurunkan suku bunga tahun ini. Pekan ini, arah logam mulia ini tergantung pada sisi mana yang menang. Jika upaya diplomatik runtuh, emas dapat menerima dukungan dan bergerak menuju $5.000.

Bagaimanapun, jika pembicaraan membantu menyelesaikan krisis, selera untuk risiko dapat meningkat, dan hal ini bisa memberikan tekanan terhadap logam mulia ini.

Dari perspektif analisis teknikal, emas diperdagangkan dekat dengan garis tengah indikator Bollinger Band. Para pembeli bisa melangkah masuk di atas $4.800, menargetkan $4.840 dan $4.860. Para penjual bisa masuk di bawah $4.780, menargetkan $4.740 dan $4.700.

Penulis
Bagikan
Direkomendasikan
Anda berhasil berlangganan ke newsletter