06 Jun, 2024

Strategi Trading untuk Pasar Volatilitas Rendah

Trading dalam pasar bervolatilitas rendah: fitur, tipe aset, strategi dasar
Trading dalam pasar bervolatilitas rendah: fitur, tipe aset, strategi dasar

Para trader mencintai tren besar yang dapat mereka masuki yang menargetkan profit lebih tinggi. Bagaimanapun, kebanyakan aset berfluktuasi dalam kisaran sempit dalam kebanyakan waktu. Para trader memiliki dua alternatif di saat-saat seperti ini. Mereka dapat menjauhi trading atau ikut di dalamnya. Jika mereka memilih yang terakhir, mereka harus bersiap dan mengetahui beberapa aspek yang akan membantu mereka mengatasi berbagai kesulitan trading volatilitas rendah.

Dengan membaca artikel ini, Anda akan mengarungi fitur-fitur trading dalam pasar bervolatilitas rendah. Para trader akan mempelajari lebih banyak tentang aset-aset dengan volatilitas terendah dan tertinggi. Kami akan membekali Anda dengan beberapa strategi yang akan membantu Anda menyesuaikan sifat tenang dari pasar semacam itu. Jika Anda siap untuk mencoba keterampilan Anda dalam lingkungan trading volatilitas rendah, buka akun di Binolla sekarang!

Penjelasan Volatilitas Rendah

Volatilitas lebih rendah dalam pasar finansial dicirikan dengan fluktuasi harga yang lebih kecil tanpa pergerakan momentum tren yang tajam. Pergerakan harga yang tenang termasuk dalam kondisi yang paling disukai para investor, sementara trader sering lebih condong pada aset-aset volatil berusaha mengkapitalisasi momentum harga atau pergerakan satu arah yang signifikan.

Volatilitas rendah dan tinggi diukur ketika membandingkan bermacam-macam tipe aset atau bahkan satu instrumen finansial. Sebagai contoh, Anda dapat mendengar bahwa kripto bervolatilitas ekstrem, sementara mata uang fiat tradisional menunjukkan volatilitas rendah. Selain itu, volatilitas antara bermacam-macam aset dalam satu grup dapat pula berbeda. Akhirnya, sebuah aset dapat menunjukkan volatilitas yang berbeda pada momen-momen yang berbeda.

Aset-aset dengan Volatilitas Terendah dan Tertinggi

Sebelum lebih lanjut, ada baiknya memperhatikan grup-grup aset yang memiliki volatilitas terendah dan tertinggi. Mengetahuinya akan bermanfaat karena seseorang dapat beralih di antara kelas-kelas tersebut untuk menemukan mata uang atau saham yang cocok untuk gaya dan strategi trading mereka. Selain itu, memahami volatilitas yang diestimasikan dari suatu aset tertentu akan membantu Anda memilih instrumen finansial yang tepat (CFD atau derivatif).

Misalnya, sementara trading dalam pasar bervolatilitas sedang dan tinggi dapat dilakukan lewat bermacam-macam tipe instrumen, cara terbaik untuk mengkapitalisasi aset-aset bervolatilitas rendah adalah membeli kontrak opsi digital.

Mata uang dan saham secara tradisional termasuk aset-aset dengan volatilitas terendah, sementara mata uang kripto menunjukkan fluktuasi harga tajam dalam kebanyakan waktu:

  • Mata uang mayor FX. Pasangan-pasangan mata uang seperti EUR/USD, USD/CHF, USD/CAD, AUD/USD dan beberapa mayor lainnya dipandang sebagai aset-aset dengan volatilitas terendah karena kedua mata uang dalam pasangan-pasangan ini dikeluarkan oleh ekonomi-ekonomi kuat dengan Dolar AS, yang termasuk di antara safe haven;
  • Pasangan lintas mata uang (cross-currency). Tidak seperti tipe sebelumnya, pasangan lintas mata uang memperlihatkan volatilitas yang lebih tinggi karena tidak ditransaksikan dengan Dolar AS. EUR/GBP, misalnya, menunjukkan volatilitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan EUR/USD dan GBP/USD karena yang terakhir ini dipengaruhi juga oleh Dolar AS;
  • Mata uang eksotis. Sementara Dolar AS hadir dalam kebanyakan pasangan mata uang dalam grup ini, perekonomian mereka yang tidak stabil menstimulasi volatilitas yang lebih tinggi. Jika sesuatu yang negatif terjadi dalam perekonomian Brazil, misalnya, USD/BRL dapat memperlihatkan fluktuasi berdinamika tinggi terlepas fakta bahwa Dolar AS dapat bertindak sebagai penstabil;
  • Saham. Ketika berhadapan dengan saham, seseorang harus sadar akan fakta bahwa bahkan jika mereka dapat memperlihatkan volatilitas yang rendah, parameter ini dapat beragam dari satu grup ke lainnya. Blue chip, misalnya, lebih tidak volatil akibat volume likuiditas yang lebih tinggi dan reputasi yang lebih baik di kalangan investor. Pink sheet, sebaliknya, tidak dapat memperlihatkan level likuiditas yang sama dan volatilitasnya dapat menjadi luar biasa tinggi;
  • Komoditas. Bermacam-macam bahan baku mentah dan produk bahan pangan mentah yang diperdagangkan dalam bursa dipandang lebih volatil dibandingkan berbagai mata uang mayor dan saham, namun jangkauan dan ketajaman fluktuasi harganya tergantung pada aset tersebut. Emas, misalnya, stabil dan dapat dibandingkan dengan USD, sementara volatilitas gandum dapat menjadi luar biasa tinggi, khususnya di masa-masa pergeseran signifikan dalam penawaran dan permintaan;
  • Mata uang kripto. Tidak seperti semua tipe aset di atas, kripto terkenal karena volatilitasnya yang tinggi, yang memberikan daya tarik banyak trader pengambil risiko. Sifat volatilitas yang tinggi dalam koin digital terletak pada likuiditas mereka yang lebih rendah dibandingkan kebanyakan aset lain termasuk jumlah yang lebih besar dari para trader yang berspekulasi mengkapitalisasi pergerakan harga tajam ketimbang menahan aset dalam jangka waktu yang panjang.

Volatilitas Lebih Rendah vs Volatilitas Lebih Tinggi: Mana yang Lebih Baik bagi Para Trader?

Volatilitas mana yang lebih baik bagi para trader?
Volatilitas mana yang lebih baik bagi para trader?

Aset-aset trading dengan volatilitas lebih rendah dan lebih tinggi bisa jadi mendatangkan profit, namun kebanyakan bergantung pada strategi dan gaya trading yang dipilih seseorang. Selain itu, memilih di antaranya dapat secara langsung dipengaruhi oleh sifat-sifat pribadi seseorang. Para trader yang mencari profit besar dalam jangka pendek sering memilih aset dengan volatilitas lebih tinggi karena menawarkan titik masuk yang lebih banyak dengan potensi perolehan yang lebih tinggi. Para investor, sebaliknya, berfokus pada aset-aset bervolatilitas rendah sebagaimana profit mereka akan tumbuh seiring waktu.

Trading CFD Forex

Ketika berhadapan dengan trading CFD Forex, kebanyakan trader lebih memilih aset-aset dengan volatilitas lebih tinggi karena memungkinkan para partisipan pasar untuk mengkapitalisasi pergerakan harga satu arah yang besar, yang dapat menjadi 50+ pips ketimbang berusaha membeli dan menjual pembalikan arah dalam kisaran harga yang kecil.

Alasan lain para trader FX mencari volatilitas lebih tinggi adalah rasio reward-to-risk (imbal hasil terhadap risiko). Jika Anda mengharapkan setidaknya 30 pips profit, Anda dapat memasang stop-loss pada 10 pips. Bagaimanapun, jika profit akhirnya lebih kecil, maka stop-loss harus lebih kecil sedemikian rupa demi bertahan pada rasio 3:1, yang dianggap sebagai terendah yang mungkin untuk trading yang sukses.

Trading Saham

Hal yang sama berlaku bagi para trader saham. Mereka memerlukan volatilitas lebih tinggi untuk profit dari pergerakan harga satu arah tajam untuk menghemat upaya dan setia pada rasio reward-to-risk mereka. Saham-saham dengan volatilitas lebih rendah mungkin diminati secara khusus bagi para investor hanya karena menawarkan kesempatan untuk mengumpulkan profit seiring waktu (bersamaan dengan dividen). Karenanya, mereka yang trading saham mencari saham dengan fluktuasi harga lebih cepat dan tren yang lebih lebar.

Harap diingat bahwa volatilitas dari aset yang sama dapat berbeda sepanjang waktu. Sebuah saham mungkin ditransaksikan lebih cepat selama beberapa periode (khususnya selama rilis fundamental dan laporan penting), sementara dalam periode lainnya volatilitasnya bisa luar biasa rendah.

Trading Opsi Digital dan Pasar Volatilitas Rendah

Satu-satunya kategori trader yang tidak peduli tentang volatilitas pasar adalah mereka yang trading opsi digital. Terlepas dari situasi pasar saat ini, perolehan mereka tergantung apakah mereka benar atau salah tentang arah fluktuasi harga.

Misalnya, dengan membeli kontrak Lebih Rendah di EUR/USD pada 1,0820, seseorang perlu memprediksi apakah harga aset akan setidaknya 1,0821 pada saat kedaluwarsa. Karenanya, seseorang dapat mengkapitalisasi bahkan dari satu pip perubahan harga ketika trading opsi digital dengan potensi perolehan hingga 85-95% dari jumlah investasi mereka.

Selain itu, sifat dari opsi digital memungkinkan para partisipan pasar untuk menggunakan pendekatan yang berbeda terhadap manajemen risiko. Tidak seperti trading CFD Forex atau saham, para trader opsi digital tidak membutuhkan penggunaan stop-loss untuk melindungi saldo mereka dari risiko berlebihan. Mereka tidak dapat kehilangan lebih banyak dari yang diinvestasikan dalam satu posisi trading.

Bagaimanapun, Anda harus ingat bahwa pendekatan terhadap trading pasar bervolatilitas rendah berbeda dengan trading pasar bervolatilitas tinggi. Dengan membaca paragraf selanjutnya, Anda akan menemukan beberapa rekomendasi terhadap aspek-aspek untuk diperhatikan ketika trading opsi digital dalam pasar bervolatilitas rendah.

Hal-hal Penting yang Diperhatikan untuk Trading Opsi Digital dalam Pasar Volatilitas Rendah

Hal-hal penting untuk diperhatikan ketika trading dengan pasar bervolatilitas rendah
Hal-hal penting untuk diperhatikan ketika trading dengan pasar bervolatilitas rendah

Ketika trading dalam pasar bervolatilitas rendah, para trader harus menerapkan pendekatan yang berbeda yang mengikutsertakan pemilihan strategi trading yang sesuai dikombinasikan dengan waktu kedaluwarsa dan penyesuaian tujuan trading. Seseorang harus juga menerapkan berbagai strategi manajemen risiko demi mengurangi risiko yang berhubungan dengan pergerakan harga tajam.

Memasang Kedaluwarsa

Trading opsi digital adalah tentang memasang kedaluwarsa yang tepat. Sehubungan dengan pasar bervolatilitas rendah, bisa menentukan waktu kedaluwarsa yang akan akan memungkinkan Anda menghasilkan transaksi yang sukses adalah esensial. Ketika harga berfluktuasi dalam kisaran sempit dan kecepatannya melambat dari biasanya, seseorang harus berpikir tentang memasang kedaluwarsa yang lebih lama. Platform Binolla memungkinkan para partisipan pasar untuk memilih di antara kontrak 5dtk dan 4 jam, yang memperkaya pilihan dari kedaluwarsa yang tepat.

Indikator-indikator Teknikal

Trading dalam pasar bervolatilitas rendah membutuhkan presisi karena para trader beroperasi dalam lingkungan di mana perubahan harga sedang minor. Menggunakan indikator teknikal dapat secara signifikan meningkatkan peluang mereka untuk sukses, khususnya ketika ada sinyal masuk yang jelas yang diberikan oleh alat tersebut. Dengan menggunakan moving average (MA), Bollinger Band, dan indikator lainnya, para trader dapat menyelesaikan tugas-tugas berikut:

  • Mengidentifikasi arah pergerakan harga utama. Indikator tren yang disebutkan di atas bersama dengan alat-alat sejenis lainnya memungkinkan para trader untuk menyadari pergerakan harga saat ini. Trading sepanjang tren akan memungkinkan mereka menjadi lebih percaya diri tentang hasil yang mungkin muncul terkait dengan pasar bervolatilitas rendah. Selama tren naik, para partisipan pasar dapat mencari kesempatan-kesempatan untuk membeli kontrak Lebih Tinggi, sementara ketika harga bergerak ke arah berlawanan, seseorang harus berpikir tentang membeli kontrak Lebih Rendah;
  • Mengukur volatilitas. Untuk mengarungi pasar bervolatilitas rendah, para trader harus mengetahui bagaimana cara mengidentifikasi titik-titik atau area-area di mana harga akan berbalik arah. Menggunakan Bollinger Band atau ATR (Average True Range) dapat menjadi sangat membantu dalam hal ini. Terlepas dari mengindikasikan volatilitas, indikator Bollinger Band, misalnya, dapat digunakan untuk mencari titik masuk dalam membeli kontrak opsi digital atau CFD Forex;
  • Menemukan area jenuh jual dan jenuh beli. Persenjataan alat Binolla tidak terbatas pada indikator tren. Termasuk di dalamnya banyak osilator bermanfaat yang memungkinkan para partisipan pasar mengidentifikasi apa yang disebut area “jenuh jual” dan “jenuh beli”. RSI (Relative Strength Index), Stochastic, dan oscillator lainnya membantu para trader menentukan level-level tersebut dan mencari titik masuk yang dapat diandalkan dari situ;
  • Konfirmasi sinyal. Terlepas dari membekali para trader dengan data mendalam tentang tren saat ini, tingkat volatilitas, atau bahkan pembalikan arah pada akhirnya, indikator teknikal juga dapat dipergunakan untuk mengonfirmasi sinyal. Sebelum memasuki posisi trading, seseorang dapat mengonfirmasi kekuatan tren dengan MA (moving average) atau pembalikan arah akhir dengan menggunakan divergensi MACD;

Kesempatan Trading dalam Kisaran Harga

Aspek kunci dari trading dalam kisaran harga adalah bisa mengidentifikasi level yang tepat dari mana Anda dapat membeli kontrak Lebih Tinggi atau Lebih Rendah. Level-level ini dikenal sebagai support dan resistance merupakan batasan psikologis yang menghalangi harga untuk bergerak lebih tinggi atau lebih rendah tergantung pada skenario pasar saat ini. Harga biasanya berosilasi di antaranya untuk beberapa waktu menawarkan bermacam-macam prospek trading, khususnya dalam pasar bervolatilitas rendah.

Contoh periode bervolatilitas rendah
Contoh periode bervolatilitas rendah

Ide dari trading dalam kisaran harga adalah mendapatkan profit dari pembalikan arah harga ketika harga melangkah balik dari support dan resistance. Anda dapat membeli kontrak Lebih Tinggi dekat dengan level support atau persis setelah harga berubah arahnya dan mulai bergerak naik. Sebaliknya, Anda dapat membeli opsi Lebih Rendah di suatu tempat dekat dengan level resistance atau setelah harga menyentuhnya dan berubah arahnya.

Teknik-teknik ini memberikan Anda kesempatan untuk membuat keputusan berbasis data yang berdasarkan pada situasi saat ini pada grafik. Dengan memanfaatkan strategi trading dalam kisaran harga pada pasar bervolatilitas rendah, Anda bisa mendapatkan profit dari fluktuasi harga yang lebih kecil tanpa menunggu tren yang lebih besar untuk muncul. Sebagai tambahan, strategi ini memungkinkan para trader untuk memitigasi risiko memberikan mereka kesempatan untuk tetap dapat mengendalikan sesi trading mereka.

Menggunakan Daya Ungkit Analisis Fundamental

Menambahkan fundamental dalam sesi trading Anda dapat menjadi sangat penting untuk keberhasilan. Terlepas dari tipe market yang Anda transaksikan (volatilitas rendah atau volatilitas tinggi), harga dapat menghasilkan pergerakan signifikan yang digerakkan oleh beberapa rilis berita dan peristiwa penting yang memiliki latar belakang finansial atau perekonomian.

Fundamental-fundamental seperti halnya keputusan tingkat suku bunga utama, data PDB, indeks-indeks manajer pembelian (purchase manager index), laporan ketenagakerjaan, dan lain-lainnya dapat menghasilkan momentum tajam yang akan mendobrak kisaran bervolatilitas rendah secara sementara atau bahkan menghasilkan tren jangka menengah atau jangka panjang.

Menjadi terinformasi tentang rilis data yang akan datang adalah untuk penggunaan tertentu, khususnya ketika trading opsi digital. Para trader dapat melakukan riset mereka pada sifat dari rilis yang segera keluar dan membuat keputusan yang tepat.

Misalnya, jika laporan yang akan datang diekspektasi untuk netral, seseorang dapat membeli kontrak opsi digital mengharapkan tidak ada perubahan signifikan dalam lanskap harga. Sebaliknya, jika data yang segera keluar diekspektasi untuk menghasilkan suatu ledakan pasar, maka, akan lebih baik menunggu fluktuasi mereda sebelum membeli kontrak opsi tertentu.

Terlepas dari fundamental makroekonomi yang mempengaruhi semua tipe pasar dan aset, mereka yang trading saham harus sadar akan pengumuman-pengumuman korporasi. Laporan laba/rugi termasuk di antara yang paling penting dalam menganalisis saham. Peristiwa lainnya, termasuk merger, akuisisi, pembayaran dividen, dan berbagai keputusan termasuk penting. Sebelum membeli aset apa pun dari tipe ini, seseorang harus memeriksa apakah ada laporan korporasi penting semacam ini dalam perjalanan.

Pendekatan Manajemen Risiko

Sementara opsi digital dipandang sebagai instrumen finansial berisiko rendah, para trader harus tetap memikirkan tentang cara melindungi diri mereka dari kerugian yang berlebihan. Inilah di mana manajemen risiko datang bermain. Sehubungan dengan pasar bervolatilitas rendah, beberapa teknik spesifik dapat diterapkan untuk mengurangi risiko kerugian.

  • Menyesuaikan ukuran posisi. Bahkan sebelum menempatkan posisi trading pertama, seseorang harus berpikir tentang seberapa banyak yang mereka siap taruh dalam risiko per posisi trading atau sesi. Direkomendasikan tidak menggunakan lebih dari 1-2% total saldo trading per satu posisi. Jumlah ini dapat sedikit ditingkatkan atau dikurangi tergantung pada skenario pasar tertentu;
  • Diversifikasi aset. Trading satu aset mungkin merupakan solusi hebat bagi para pemula, namun ketika seorang trader mendapatkan pengalaman, mereka harus berpikir tentang diversifikasi. Dalam lingkungan pasar bervolatilitas rendah, seseorang dapat menggunakan mata uang, saham, atau bahkan mata uang kripto yang berbeda untuk memaksimalkan profit mereka dan mengurangi risiko mereka;
  • Memperhatikan kondisi pasar. Situasi pada grafik berubah setiap waktu. Periode bervolatilitas rendah dapat digantikan oleh fluktuasi harga lebar dan bahkan pergerakan tren satu arah yang kuat. Para trader harus berjaga-jaga setiap saat agar tidak ketinggalan perubahan signifikan apa pun dan menjadi di antara yang pertama untuk bereaksi terhadapnya;
  • Strategi hedging. Menggunakan satu strategi trading mungkin ide bagus, namun menggunakan banyak darinya akan mencegah Anda tertahan dalam satu sudut pandang. Memperbesar horizon trading Anda akan menawarkan jauh lebih banyak kesempatan trading. Jika seorang trader menggunakan pola pembalikan arah batang candle, misalnya, mereka juga dapat menerapkan osilator untuk lebih yakin tentang perilaku harga yang akan datang.

Strategi Pasar Volatilitas Rendah Opsi Digital

Strategi opsi digital dalam kisaran tertentu (range) bervolatilitas rendah
Strategi opsi digital dalam kisaran tertentu (range) bervolatilitas rendah

Cara termudah untuk profit dari fluktuasi harga pasar bervolatilitas rendah adalah mencari kisaran harga sempit dan bertransaksi dari batas-batasnya. Ketika harga menguji garis bagian atas, seorang trader dapat membeli kontrak Lebih Rendah dengan ekspektasi harga untuk mundur dari resistance. Harap diingat bahwa kedaluwarsa harus pendek dalam hal ini karena kisaran harganya sempit.

Di sisi lain, para trader juga dapat memanfaatkan strategi ini ketika harga berbalik arah pada level support. Seseorang dapat membeli kontrak Lebih Tinggi di saat pembalikan arah terkonfirmasi (ini dapat menjadi pola batang candle atau indikator lain).

Harap diingat bahwa kisaran harga tidaklah selamanya. Ketika harga menembus batas mana pun, kisaran harga tidak lagi relevan, yang berarti Anda harus menggunakan strategi lain untuk trading. Selain itu, volatilitas dapat meningkat pada saat ini, yang akan mengharuskan Anda mengubah gaya trading Anda.

Strategi dengan Bollinger Band untuk trading dalam pasar bervolatilitas rendah
Strategi dengan Bollinger Band untuk trading dalam pasar bervolatilitas rendah

Menggunakan indikator Bollinger Band memungkinkan para trader untuk memeriksa volatilitas saat ini dan menunjukkan area pembalikan arah potensial. Dalam contoh ini, kedua garis ekstrem dekat satu sama lain, yang berarti aset tersebut memasuki fase bervolatilitas rendah.

Mirip dengan strategi sebelumnya, dalam yang satu ini, seorang trader dapat membeli kontrak Lebih Tinggi ketika harga menolak pita bawah dan membeli yang Lebih Rendah ketika harga berbalik arah dari pita yang lebih tinggi atau yang tengah.

Salah satu manfaat penggunaan strategi semacam ini adalah bahwa harga tetap di dalam Bollinger Band dalam kebanyakan waktu, yang berarti bahwa Anda akan senantiasa dapat menemukan sinyal. Setelah jarak di antara kedua pita semakin lebar, seorang trader harus mengubah strategi karena posisi ini mengindikasikan peningkatan volatiltas.

Kelebihan dan Kekurangan Trading Opsi Digital dalam Pasar Volatilitas Rendah

Trading opsi digital dalam pasar bervolatilitas rendah hadir dengan kumpulan kelebihan dan kekurangannya sendiri. Mari lihat mereka lebih dekat.

Pro

  • Lebih banyak peluang untuk sukses. Pasar bervolatilitas rendah lebih bisa diprediksi sehubungan dengan fluktuasi harga. Ketika harga dalam kisaran tertentu, misalnya, seseorang dapat berekspektasi untuk bergerak dari titik lebih rendah ke yang lebih tinggi;
  • Risiko yang dibatasi. Opsi digital sangat baik untuk trading volatilitas rendah dengan struktur risiko mereka yang dibatasi. Tidak seperti kebanyakan aset lainnya, sebuah posisi trading tidak perlu cemas tentang pergerakan harga tajam yang dapat terjadi. Bahkan jika harga melangkah ke luar kisaran harga dalam arah yang berkebalikan, posisi trading akan ditutup dengan kerugian yang sudah diketahui sebelumnya;
  • Bermacam-macam alat analisis. Ketika trading dalam pasar bervolatilitas rendah, para trader dapat menggunakan indikator teknikal, alat gambar, dan metode analisis lainnya untuk memprediksi fluktuasi harga;
  • Ketangguhan psikologis. Ketika membeli opsi digital atau instrumen finansial lainnya, para trader secara psikologis tangguh karena mereka melihat koridor yang jelas di mana harga berfluktuasi. Bagaimanapun, ini janganlah membuat Anda santai karena situasi dapat berubah kapan pun, khususnya jika fundamental penting diekspektasi atau dirilis.

Kontra

  • Lebih sedikit kesempatan trading. Pasar bervolatilitas rendah memberikan kesempatan trading yang lebih sedikit sepanjang hari, yang menghasilkan profit lebih rendah. Pasar bervolatilitas lebih tinggi sering memiliki lebih banyak pembalikan arah memungkinkan para partisipan pasar untuk mengkapitalisasinya;
  • Penggampangan risiko. Periode-periode pasar tenang dapat mengarahkan Anda pada penggampangan risiko, yang, pada gilirannya, dapat menghasilkan analisis pasar yang tidak tepat. Para trader dapat berupaya memanfaatkan kesempatan apa pun bahkan jika tidak ada sinyal trading yang jelas untuk mulai masuk.

FAQ / Pertanyaan Umum

Selidiki detail-detail pasar bervolatilitas rendah
Selidiki detail-detail pasar bervolatilitas rendah

Haruskah Saya Trading Ketika Volatilitas Rendah?

Sementara kebanyakan trader menghindari trading dalam pasar bervolatilitas rendah, mereka yang memilih opsi digital mendapatkan kelebihan. Mereka dapat menggunakan kontrak pembayaran tetap tersebut untuk mengkapitalisasi berbagai pasar, termasuk yang tenang dan berfluktuasi harga secara terbatas sebagaimana kontrak tersebut tidak bergantung pada jumlah pip yang dilingkup oleh harga. Karenanya, jika Anda menggunakan opsi digital, Anda dapat trading dalam bermacam-macam skenario, termasuk pasar dengan volatilitas rendah.

Bagaimana volatilitas rendah mempengaruhi trading opsi digital?

Pergerakan harga lebih kecil selama periode volatilitas yang lebih rendah, yang dapat mempengaruhi profit para trader CFD. Sehubungan dengan opsi digital, penghasilan mereka tidak bergantung pada jumlah pip yang dilingkup oleh harga, yang berarti bahwa volatilitas rendah tidak memiliki dampak pada opsi digital dalam hal profitabilitas mereka.

Strategi apa yang bisa efektif untuk opsi digital dalam pasar volatilitas rendah?

Kebanyakan jika tidak semua strategi dapat digunakan para trader untuk memanfaatkan pasar bervolatilitas rendah. Yang paling menarik melibatkan trading di dalam batas kisaran harga, di mana seorang trader membeli opsi Lebih Tinggi dari garis support dan kontrak Lebih Rendah dari level resistance.

Apakah opsi digital cocok bagi semua trader dalam pasar volatilitas rendah?

Secara umum, opsi digital cocok bagi semua trader yang memilih aset bervolatilitas rendah. Tipe kontrak ini memungkinkan para partisipan pasar untuk menikmati risiko dan pembayaran tetap terlepas jumlah pip yang dilingkupi oleh harga sebelum kedaluwarsa.

Apa saja risiko trading opsi digital dalam pasar volatilitas rendah?

Risiko-risiko trading kontrak waktu tetap sama untuk semua tipe pasar. Para trader harus berhati-hati merencanakan strategi investasi mereka demi menghindari kerugian yang berlebihan.

Bagaimana analisis teknikal dapat digunakan untuk opsi digital dalam pasar volatilitas rendah?

Analisis teknikal 100% kompatibel dengan semua strategi yang digunakan para trader opsi digital ketika trading pasar bervolatilitas rendah. Apakah Anda lebih memilih pola atau indikator teknikal, Anda dapat mengharapkan keduanya menyediakan sinyal trading buat Anda.

Bagaimana para trader mengelola risiko mereka ketika trading opsi digital dalam pasar volatilitas rendah?

Opsi digital merupakan kontrak pembayaran tetap dan risiko tetap, yang berarti Anda tidak dapat rugi lebih banyak dari yang Anda investasikan dalam satu posisi trading. Karenanya, untuk mengelola risiko, seseorang cukup menghindari berinvestasi lebih banyak dari yang mereka sanggup relakan per satu posisi trading.

Penulis
Bagikan
Direkomendasikan
Anda berhasil berlangganan ke newsletter