03 Apr, 2025

Pola Shooting Star: Rahasia dan Strategi untuk Trading yang Sukses dengan Formasi Batang Candle Ini

Binolla Blog Image - Pola Shooting Star: Rahasia dan Strategi untuk Trading yang Sukses dengan Formasi Batang Candle Ini 1

Shooting star termasuk dalam pola trading paling sederhana sejauh ini, yang memungkinkan para partisipan pasar untuk menangkap pembalikan arah turun dan mengkapitalisasikannya. Formasi ini termasuk yang paling populer karena memiliki kondisi-kondisi dan aturan-aturan masuk yang jelas, yang menjadikannya strategi yang bagus baik untuk trader pemula maupun profesional. Dalam artikel ini, kami menyelami lebih dalam tentang hal-hal spesifik pola trading ini. Anda akan belajar lebih banyak tentang dasar-dasar formasi ini dan menemukan beberapa strategi yang menarik yang akan membantu Anda menguasainya dalam trading.

Mulailah menggunakan pola shooting star dan strategi-strategi lainnya ketika trading bersama Binolla. Bergabung dengan perusahaan broker ini sekarang!

Poin-poin Penting

  • Shooting star merupakan pola batang candle yang memberitahukan kepada para partisipan pasar bahwa nilai harga dapat berbalik arah setelah tren naik;
  • Pola ini bisa jadi merah maupun hijau;
  • Pola shooting star jangan sampai tertukar dengan inverted hammer;
  • Demi memastikan keandalan pola ini, periksa apakah lokasinya berada dekat dengan level resistance;
  • Strategi dasar memungkinkan Anda untuk menggunakan pola ini tanpa menambahkan alat analisis teknikal apa pun ke dalam grafik;
  • Senantiasa gunakan strategi-strategi manajemen risiko dan uang ketika trading dengan pola shooting star.

Dasar-dasar Shooting Star

Pola shooting star merupakan formasi batang candle dengan badan kecil dan buntut yang panjang. Tidak seperti pola hammer, yang satu ini memberitahukan kepada para trader bahwa pasar kemungkinan akan berbalik arah menjadi turun atau akan setidaknya memulai koreksi arah turun. Shooting star bisa menjadi salah satu di antara kedua warna. Dalam palet warna klasik batang candle, warnanya hitam dan putih, namun karena kita menggunakan hijau dan merah, pola ini bisa menjadi merah atau pun hijau.

Shooting star memiliki dua aturan dasar yang harus Anda ketahui sebelum mulai untuk menggunakannya:

  • Candle ini muncul persis setelah tren naik. Ini merupakan aturan yang sangat penting yang membantu para trader mengidentifikasi shooting star. Jika ia muncul di suatu tempat di bagian dasar dari pasar, maka ini merupakan pola inverted hammer, dan strategi trading kebalikannya yang harus diterapkan;
  • Formasi shooting star harus senantiasa berada pada level resistance. Jika tidak (ia bisa muncul di tengah-tengah tren naik), ini dapat menuntun pada sinyal palsu, dan nilai harga bisa melanjutkan pergerakan arah naiknya setelah shooting star ditutup.

Tip Trading dari Alan – Top Trader di Binolla

Saya sangat merekomendasikan untuk hanya menggunakan pola shooting star merah, karena ini mendemonstrasikan bahwa pembalikan arah telah terjadi. Batang candle ditutup di bawah level pembukaan, yang berarti bahwa ‘bear’ telah mengambil kendali. Posisi formasi bisa bervariasi, namun haruslah ditutup pada level resistance. Saya memahami bahwa mencari sebuah posisi ideal adalah hampir tidak mungkin dan adalah tidak penting. Kebanyakan pola-pola shooting star merah yang menembus level resistance atau posisinya dekat terhadapnya bisa digunakan untuk trading.

Aspek Psikologis di Balik Shooting Star

Seperti pola candle lainnya yang akan Anda temukan pada grafik, shooting star bisa memberitahukan kepada Anda lebih banyak tentang pergerakan harga dan keseimbangan antara para pembeli dan para penjual. Buntut sisi atas merupakan upaya para pembeli untuk mendorong harga menjadi lebih tinggi. Bagaimanapun, mereka gagal pada suatu momen dan harga bergerak lebih rendah dan tutup sedikit di atas atau bahkan di bawah level pembukaan.

Apa yang penting untuk dipahami di sini adalah bahwa shooting star menunjukkan perubahan dalam sentimen pasar. Haruslah disebutkan bahwa posisi dari pola ini, yang dekat dengan level resistance, merupakan sejenis konfirmasi. ‘Bull’ gagal untuk mempertahankan tren naik melalui area resistance. Karenanya, harga berbalik arah dan bergerak lebih rendah.

Shooting Star vs Inverted Hammer

Sebelum menggali lebih dalam ke berbagai strategi yang bisa Anda gunakan ketika trading Forex atau kontrak-kontrak opsi digital dengan pola shooting star, haruslah disebutkan bahwa formasi ini memiliki banyak kemiripan dengan inverted hammer. Keduanya memiliki badan kecil di bagian dasarnya dan buntut panjang di sisi atasnya. Bagaimanapun, ada satu hal yang harus Anda ketahui yang akan membantu Anda membedakan formasi-formasi ini dan tidak menjadi bingung.

Shooting star terbentuk di bagian paling atas daripada pasar. Demi mempertimbangkan bahwa itu adalah pola yang bisa diandalkan, Anda harus memeriksa apakah dekat dengan level resistance atau bahkan menusuknya. Sehubungan dengan inverted hammer, pola ini bisa ditemukan pada level support di bagian dasar daripada pasar.

Pola Shooting Star dan Trading Forex

Pola shooting star merupakan formasi yang bisa diandalkan yang bisa digunakan oleh para trader Forex dan saham. Pola ini memungkinkan para partisipan pasar untuk mencari pembalikan arah dan mengkapitalisasikannya. Terlepas dari menyediakan titik masuk kepada para trader, pola ini bisa digunakan untuk menempatkan stop loss. Beberapa strategi manajemen risiko dan uang menyarankan bahwa Anda bisa menggunakan titik bagian atas dari batang candle untuk memasang stop loss.

Tip Trading dari VIhaan – Trader Top di Binolla

Menurut beberapa aturan manajemen uang dan risiko klasik, Anda bisa menempatkan stop loss di atas buntut daripada pola shooting star. Bagaimanapun, Anda harus tetap ingat ukuran daripada buntut tersebut. Saya melihat banyak formasi shooting star yang memiliki buntut panjang (khususnya di Bitcoin, di mana buntut bisa mencapai beberapa ribu Dolar AS). Hal ini berarti bahwa Anda harus menempatkan target yang lebih tinggi lagi dan merendahkan ukuran posisi Anda cukup banyak.

Apa yang saya rekomendasikan pada poin ini adalah bahwa Anda menggunakan pendekatan rasio risk/reward yang klasik. Saya menggunakan rasio 3 banding 1, yang berarti bahwa saya mengharapkan profit 3 pip per satu pip risiko. Misalnya, jika saya mengharapkan profit 60 pip, saya tidak akan menaruh risiko lebih banyak dari 20 pip per posisi trading semacam itu.

Pola Shooting Star dan Trading Opsi Digital

Binolla Blog Image - Pola Shooting Star: Rahasia dan Strategi untuk Trading yang Sukses dengan Formasi Batang Candle Ini 6

Mulai menggunakan indikator ini dalam sesi-sesi trading Anda!

Tekan tombol untuk membuat akun di Binolla dan terapkan strategi-strategi dengan indikator ini dalam trading uang sungguhan.

Buat akun

Para trader bisa menggunakan formasi ini dalam cara yang sama untuk membeli kontrak-kontrak opsi digital. Idenya adalah sama. Ketika Anda melihat pola ini pada grafik, Anda bisa mengharapkan bahwa harga akan berbalik arah dan bergerak ke arah turun. Karenanya, strateginya adalah membeli kontrak Lebih Rendah setelah pola ini terbentuk pada grafik.

Strategi-strategi Shooting Star

Sementara pola shooting star menyediakan sinyal-sinyal bahkan ketika digunakan secara sendirian pada grafik, ada beberapa metode yang memungkinkan Anda untuk memperkuat strategi Anda dan meningkatkan hasil-hasil trading Anda. Beberapa yang dasar bisa ditemukan dalam beberapa paragraf ke depan.

Trading Pola Shooting Star Secara Sendirian

Strategi pertama adalah menggunakan pola shooting star secara sendiri tanpa menambahkan alat lainnya. Sebagaimana bisa Anda lihat dalam contoh di atas, setelah formasi muncul, nilai harga bergerak turun. Sinyal datang ketika candle tutup. Karenanya, Anda bisa membeli kontrak Lebih Rendah atau menjual aset pada momen ini.

Mari periksa beberapa contoh lagi dari pola shooting star.

Ini merupakan contoh yang sangat menarik karena menggabungkan pola doji dan formasi shooting star. Sinyal datang setelah candle shooting star tutup. Bagaimanapun, Anda bisa berekspektasi sinyal ini di muka setelah candle doji merah.

Tidak semua pola shooting star cukup bagus untuk trading. Dalam beberapa kasus, Anda akan menemukan yang palsu. Pertama-tama, meskipun jika pola ini cukup dapat diandalkan, tidak semua shooting star bekerja dengan baik. Dalam contoh yang ini, Anda bisa melihat dua di antaranya dekat dengan level resistance dinamis. Bagaimanapun, tidak ada formasi shooting star ini yang menuntun pada pembalikan arah. Apa yang penting di sini adalah menambahkan indikator lain untuk konfirmasi sinyal. Misalnya, Anda bisa menggunakan RSI atau indikator momentum lainnya untuk melihat apakah aset sedang dalam kondisi jenuh beli atau tidak pada momen ketika shooting star muncul. Jika sedang jenuh beli, maka peluang untuk menghasilkan profit lebih tinggi signifikan.

Tip Trading dari Andy – Trader Top di Binolla

Saya lebih suka strategi ini karena kesederhanaan dan keandalannya. Bagaimanapun, sebelum menggunakannya, Anda harus mengetahui bahwa ada dua cara untuk menggunakannya. Apa yang dijelaskan di atas adalah strategi klasik yang bekerja ketika batang candle tutup. Apa yang saya sarankan di sini adalah untuk memulai trading ketika candle berikutnya menembus poin yang lebih rendah itu daripada pola shooting star.

Metode yang saya sarankan lebih efektif sebagaimana dengan menggunakannya, Anda bisa mendapatkan konfirmasi dari pembalikan arah. Sementara masih tidak ada garansi 100%, peluang untuk profit dengan metode ini lebih tinggi secara signifikan. Kekurangan satu-satunya daripada pendekatan konservatif ini adalah ketika Anda menggunakannya khususnya jika harga bergerak lebih tinggi untuk beberapa waktu sebelum bergerak ke arah turun.

Mengkombinasikan Pola Shooting Star dengan RSI

Menggunakan shooting star secara sendirian bisa menjadi efektif, namun Anda juga bisa menguatkan strategi ini dengan beberapa indikator teknikal. RSI di sini termasuk dalam pilihan-pilihan terbaik sebagaimana alat analisis teknikal ini sering digunakan oleh para trader untuk menunjukkan pembalikan arah. Karenanya, Anda bisa memeriksa kembali sinyal pola candle Anda dan menjadi lebih yakin dengan keputusan yang akan Anda ambil.

Ide strategi ini sederhana. Setelah Anda menemui pola shooting star pada level resistance, Anda harus memeriksa status saat ini daripada indikator RSI. Semestinya harus ada di atas 70/80 dan kemudian meninggalkan area jenuh beli. Pada momen ini, Anda bisa membeli kontrak Lebih Rendah atau menjual aset (pasangan mata uang, saham, mata uang kripto, dan lainnya).

Tip Trading dari Fernando – Trader Top di Binolla

Saya sangat merekomendasikan strategi yang satu ini karena saya menggunakannya dalam kebanyakan waktu. Apa yang saya suka tentangnya adalah bahwa saya bisa mendapatkan konfirmasi ganda dari sinyal yang datang dari pola shooting star. Selain itu, saya sering membuka posisi bahkan jika harga hanya menyentuh 70/80 tanpa bergerak ke atas level ini. Bagaimanapun, jika garis RSI tetap di bawah 70/80 dan tidak menyentuhnya, maka saya lebih suka untuk menunggu sebagaimana pergerakan ke arah naik mungkin berlanjut. Jika Anda lebih suka pendekatan yang lebih konservatif, Anda bisa menunggu indikator RSI untuk bergerak ke atas 70/80 dan buka posisi ketika indikator bergerak ke bawahnya lagi dan candle berikutnya menutup di sana.

Trading Pola Shooting Star dengan Indikator Ichimoku

Metode berikutnya memungkinkan Anda untuk mengkombinasikan pola shooting star dan sebuah indikator, memungkinkan Anda untuk mencari sebuah pembalikan arah. Di sini Anda akan menggunakan dua garis indikator Ichomoku – Tenkan dan Chikou span. Idenya adalah membeli kontrak Lebih Rendah atau menjual aset ketika candle pola shooting star tutup dan di sana ada persilangan dari kedua garis tersebut.

Rekomendasi Trading dari Muhammed – Trader Top di Binolla

Saya melihat strategi ini sudah lama, dan saya terkadang menggunakannya ketika kondisi pasar membolehkannya. Idenya di sini tidaklah hanya tentang persilangan namun juga tentang posisi daripada Chikou span. Dalam contoh di atas, Chikou span jauh di atas Ichimoku Cloud, yang berarti bahwa setidaknya koreksi turun mungkin terjadi. Bagaimanapun, saya akan merekomendasikan strategi ini kepada mereka para trader yang telah memiliki pengalaman sebelumnya sebagaimana indikator Ichimoku merupakan sistem kompleks yang mensyaratkan pemahaman fitur-fitur utamanya sebelum mulai menggunakannya.

Rekomendasi-rekomendasi Pola Shooting Star

Sekarang Anda telah mengetahui beberapa strategi dasar, Anda bisa mulai menggunakan pola ini. Bagaimanapun, sebelum menempatkan posisi trading pertama Anda, baca beberapa rekomendasi saya untuk meningkatkan hasil-hasil trading Anda:

  • Pilih hanya level-level resistance kunci. Sementara shooting star mungkin muncul pada level-level resistance yang berbeda, saya menyarankan hanya menggunakan yang telah memiliki beberapa konfirmasi. Sebuah level resistance yang kuat merupakan area di mana harga bertahan untuk waktu yang lama tanpa kemungkinan untuk bergerak lebih tinggi. Untuk memahami apakah level tersebut kuat atau tidak, Anda dapat cukup mengecek historisnya. Juga, angka yang bulat, termasuk juga level-level psikologis, adalah kuat dalam kebanyakan waktu;
  • Periksa trennya. Sebelum menggunakan shooting star, periksa tren sebelumnya. Sebagaimana telah saya sebutkan dalam artikel ini, pola tersebut muncul setelah tren naik, yang berarti setiap kali Anda melihat candle yang tampak seperti sebuah shooting star, periksa pergerakan harga sebelumnya untuk mengkonfirmasinya;
  • Periksa konteks pasar. Ketika menggunakan pola shooting star dalam trading, Anda bisa memantau konteks pasar yang lebih luas. Gunakan kalender perekonomian untuk melihat peristiwa-peristiwa yang dapat menyebabkan pembalikan arah harga. Ini akan membantu Anda mengkonfirmasi sinyal dan mengambil keputusan yang terinformasi dalam trading;
  • Pantau periode waktu yang berbeda. Ketika trading pola shooting star, saya senantiasa memeriksa situasi dalam berbagai macam periode waktu untuk memahami apakah sinyalnya terkonfirmasi oleh tren pasar mayor. Misalnya, jika shooting star terbentuk pada grafik periode 1-jam namun di situ ada tren naik yang kuat dalam grafik periode 4-jam, maka mengikuti pergerakan harga arah turun bisa menjadi tidak lebih daripada koreksi sederhana, dan harga akan melanjutkan tren naik setelah sementara waktu. Hal ini khususnya penting bagi para trader CFD yang menargetkan untuk mengkapitalisasi pergerakan harga yang lebih besar ketimbang menangkap beberapa pip;
  • Ketahui bagaimana cara mengelola risiko Anda dalam trading. Apa pun strategi yang Anda gunakan, Anda tidak bisa 100% sukses dalam semua posisi trading yang Anda buka. Dengan pengalaman trading tahunan, saya bisa mengatakan bahwa bahkan pola-pola yang paling bisa diandalkan secara visual pun gagal dalam beberapa situasi. Karenanya, ketimbang sepenuhnya mempercayainya dan menginvestasikan jumlah yang besar dalam satu posisi trading, para partisipan pasar harus mengalokasikan dana mereka menurut sistem manajemen risiko dan uang mereka.

Registrasi di platform Binolla dan tambahkan alat analisis teknikal dalam strategi-strategi trading Anda.

Registrasi sekarang

Kesimpulan

Pola shooting star merupakan formasi trading yang dapat diandalkan berdasarkan konsep batang candle Jepang. Pola ini terdiri dari badan kecil dan buntut panjang di bagian atas dan mendemonstrasikan bahwa pasar bisa beralih arah dari naik ke turun. Untuk trading dengan pola ini, Anda bisa menggunakan berbagai macam strategi, termasuk yang dengan indikator-indikator teknikal.

FAQ / Pertanyaan Umum

Binolla Blog Image - Pola Shooting Star: Rahasia dan Strategi untuk Trading yang Sukses dengan Formasi Batang Candle Ini 13

Apakah Shooting Star Merupakan Pola Bullish?

Tidak, shooting star merupakan pola bearish yang memberitahukan kepada para trader bahwa tendensi arah naik telah usai dan tren arah turun mungkin terjadi.

Bisakah Pola Ini Menjadi Bullish?

Tidak, shooting star hanyalah sebuah pola bearish. Bagaimanapun, ada candle yang mirip yang dikenal sebagai “inverted hammer”, yang merupakan sinyal bullish. Perbedaan di antara mereka adalah bahwa shooting star terbentuk pada level resistance, sementara inverted hammer hanya bisa ditemukan pada level support.

Bisakah Shooting Star Berwarna Hijau?

Ya, shooting star bisa menjadi hijau atau merah.

Seberapa Jarang Shooting Star?

Ini tergantung pada konteks pasar dan situasi saat ini. Pola ini sering, yang berarti bahwa Anda akan menemukan banyak formasi shooting star dalam grafik periode menit.

Penulis
Bagikan
Direkomendasikan
Anda berhasil berlangganan ke newsletter