19 Mar, 2024

Pertemuan FOMC dalam Fokus: Apa yang Diekspektasi dari Seminggu ke Depan

Pertemuan FOMC akan menjadi fundamental kunci minggu ini
Pertemuan FOMC akan menjadi fundamental kunci minggu ini

Seminggu ke depan diekspektasikan termasuk dalam lima hari tersibuk di bulan ini karena empat bank sentral akan menetapkan keputusan untuk kebijakan-kebijakan moneter bersamaan dengan rilis data penting lainnya yang akan dipublikasikan dalam interval ini. Salah satu peristiwa penting untuk diikuti di minggu ini adalah pertemuan the Fed yang akan dilaksanakan pada Rabu, 20 Maret. Ekspektasi dipicu dengan peluang dari permulaan rangkaian pemotongan suku bunga yang dapat dimulai pada musim panas.

Kecenderungan pelonggaran merupakan eviden, namun rilis data CPI (Consumer Price Index) terbaru di minggu lalu dapat menunda tanggal dari pemotongan suku bunga pertama di tahun ini. Inflasi tahunan di Amerika Serikat tercatat 3,2% dibandingkan 3,1% dari rilis sebelumnya, yang berarti percepatan mulus dalam pertumbuhan harga. CPI bulanan inti tetap tidak berubah pada 0,4%, meskipun sebelumnya diekspektasi melambat menjadi 0,3%.

Perlu disebutkan bahwa the Fed masih mencari cara untuk menurunkan inflasi menjadi 2% secara tahunan. Menurut komentar terbaru Jerome Powell, dewan pengurus the Fed cukup yakin bahwa inflasi akan bergerak secara berkelanjutan menuju 2%. Bagaimanapun, data CPI dan PPI terbaru menunjukkan bahwa inflasi dapat bergerak mendatar sebelum mencapai tingkat target 2%.

Data CPI Inggris dan Pertemuan BoE Bakal Bersaing Memperebutkan Perhatian Para Trader

Data tahunan CPI Inggris dapat membayangi pertemuan BoE karena para pejabat bank sentral tidak berencana membuat perubahan dalam kebijakan moneter. Menurut hasil voting terbaru, hanya dua anggota yang bersikap dovish. Selain itu, para ahli mengekspektasikan tidak ada anggota voting yang memilih opsi pemotongan dalam pertemuan mendatang. Karenanya, data CPI Inggris tahunan yang akan datang ini dipertimbangkan sebagai penggerak harga yang lebih kuat yang dapat memicu beberapa tren lokal dan bahkan jangka menengah.

Menurut perkiraan terbaru, inflasi di Inggris kemungkinan akan melambat menjadi 3,5% dibanding 4,0% pada laporan sebelumnya, yang dapat membantu Komite Kebijakan Moneter untuk menetapkan pemikiran mereka dalam pertemuan selanjutnya yang akan diselenggarakan pada bulan April. Selain itu, flash PMI akan mengikuti pada hari Kamis dan dapat mencerahkan para trader mengenai keadaan ekonomi Inggris saat ini dan memberikan petunjuk langkah-langkah yang akan dilakukan oleh Bank of England di masa mendatang.

Ulasan Grafik 1-Jam EUR/USD 

Ulasan teknikal EUR/USD pada grafik 1-jam
Ulasan teknikal EUR/USD pada grafik 1-jam

EUR/USD bertahan di bawah garis tren menurun dalam grafik 1-jam dan menguji 1,0842. Kekuatan Dolar AS ditunjang dengan tingkat inflasi yang lebih tinggi dari yang diharapkan yang dirilis pada pekan lalu. Jika pasangan mata uang ini menembus tingkat support, yang berikutnya akan menjadi 1,0812. Perhatikan pula garis tren menurun. Jika EUR/USD berhasil menembus garis tren turun, skenario bullish akan mengambil tempat dengan pasangan mata uang menguji 1,0866.

Ulasan Grafik 1-Jam GBP/USD

Ulasan teknikal GBP/USD pada grafik 1-jam
Ulasan teknikal GBP/USD pada grafik 1-jam

Pound Inggris diperdagangkan di antara dua tingkatan pada hari Senin dan mulai tenggelam pada hari Selasa pada malam menjelang pertemuan FOMC dan data CPI Inggris. Pasangan mata uang saat ini menguji 1,2671. Jika terjadi breakout, GBP/USD akan menargetkan 1,2646, sementara jika harga menolak dari 1,2671, ada kemungkinan untuk bergerak lebih tinggi dan menargetkan 1,2698.

Penulis
Bagikan
Direkomendasikan
Anda berhasil berlangganan ke newsletter