17 Mar, 2026

Pekan Bank Sentral Dikepung: Bagaimana Kejutan Minyak Bumi Memaksa Pivot Hawkish

Binolla Blog Image - Pekan Bank Sentral Dikepung: Bagaimana Kejutan Minyak Bumi Memaksa Pivot Hawkish 1

Pasar global sedang menjelajahi salah satu pekan paling volatil di tahun ini dengan banyak pertemuan bank sentral yang akan dilaksanakan. The Fed, bersama dengan ECB dan Bank of England, akan mengumumkan keputsan-keputusannya dalam beberapa hari ke depan. Dengan banyak peristiwa penting di minggu ini, pertanyaannya adalah: apa yang akan dikatakan para pejabat tentang strategi-strategi kebijakan moneternya yang akan datang?

Hampir tidak ada keraguan bahwa suku bunga akan tidak berubah. The Fed menempel pada pendekatan wait-and-see, khususnya di bawah kondisi saat ini ketika pasar telah menilai ekspektasi-ekspektasi inflasi yang lebih tinggi di tengah harga minyak bumi yang bertumbuh. Konflik antara Iran dan AS/Israel memasuki fase panasnya, dan blokade Selat Hormuz, salah satu arteri pasokan minyak bumi kunci, mengancam untuk memangkas sekitar 20% pasokan minyak bumi global.

The Fed cenderung menunda penurunan suku bunga berikutnya karena inflasi masih di atas level target The Fed, dan dengan meningkatnya harga minyak bumi, dapat mencapai bahkan lebih tinggi nilainya dalam beberapa bulan ke depan. Pertemuan yang akan datang akan menaruh ke meja proyeksi-proyeksi perekonomian FOMC, yang akan memberikan pencerahan tentang bagaimana bank sentral mempersepsikan pertumbuhan perekonomian, inflasi, dan perkembangan pasar tenaga kerja.

Bank Sentral Eropa (ECB – European Central Bank) diperkirakan akan menahan penurunan suku bunga. Mereka tidak merencanakannya untuk waktu ini, dan dengan meningkatnya tekanan inflasi, mereka bisa menunda penurunan lebih lanjut bahkan ke tanggal yang lebih belakangan. Selain itu, mirip dengan The Fed, ECB dapat bahkan mempertimbangkan kenaikan suku bunga jika inflasi mencapai level kritis.

Terkait dengan Bank of England, Bailey dan rekan-rekannya diperkirakan akan menghindari juga langkah-langkah apa pun. Konflik di Timur Tengah, bersama dengan naiknya harga minyak bumi, akan memiliki dampak mayor terhadap apa yang akan didiskusikan para pejabat bank sentral. Bias untuk kemungkinan kenaikan di akhir tahun juga mungkin. Karenanya, menunggu komentar-komentar mereka dari para pejabat bank sentral akan menjadi strategi terbaik minggu ini.

EUR/USD: Risiko Geopolitik Terus Menekan Euro

Pasangan mata uang ini masih tetap di bawah tekanan seiring risiko geopolitik yang bertahan. Bagaimanapun, pair ini mendapatkan sedikit dukungan di tengah-tengah angka-angka yang lebih baik dari Eurozone dan komentar-komentar bahwa Bank Sentral Eropa cenderung tidak akan melakukan penyesuaian terhadap kebijakan moneter di hari Kamis. Bagaimanapun, konflik yang sedang terjadi antara Iran dan AS memotong upaya apa pun pada tren naik lebih lanjut di tengah-tengah turbulensi geopolitik. Tekanan inflasi di Eurozone masih kuat, sementara pertumbuhan perekonomian rapuh. Pendekatan wait-and-see terus berlanjut, namun dalam hal adanya perubahan signifikan, ECB akan bertindak menyesuaikan.

Binolla Blog Image - Pekan Bank Sentral Dikepung: Bagaimana Kejutan Minyak Bumi Memaksa Pivot Hawkish 4

Gunakan Ide-ide Ini untuk Trading Bersama Binolla!

Gabung dengan broker yang bisa diandalkan dan lakukan trading Anda yang matang di Binolla

Join now

Dari perspektif analisis teknikal, pasangan mata uang ini diperdagangkan dekat dengan pita atas indikator Bollinger Band, dengan pita-pitanya sedang sempit, mengindikasikan volatilitas yang rendah. Para pembeli bisa meloncat masuk di atas 1,1530 menargetkan 1,1600, 1,1650. Para penjual bisa masuk di bawah 1,1490, menargetkan 1,1450 dan 1,1400.

GBP/USD: Pound Masih di Bawah Tekanan di Tengah Turbulensi Global

Pasangan mata uang masih di bawah tekanan di tengah-tengah turbulensi geopolitik dan berbagai ekspektasi inflasi. Harga minyak bumi yang menanjak dapat mendorong nilai harganya semakin tinggi, yang akan mencegah Bank of England memangkas suku bunga demi mendukung pertumbuhan perekonomian. Inflasi Inggris masih di atas 3,1%, yang mana di atas rentang target yang ditetapkan Bank of England. Jadi, bank sentral ini memiliki ruang terbatas untuk bereaksi. Dengan perkembangan negatif lebih lanjut di Timur Tengah, situasinya akan menjadi semakin buruk bagi Inggris.

Dari pandangan analisis teknikal, pasangan mata uang ini diperdagangkan antara pita tengah dan atas indikator BB, namun dengan pita-pita yang sempit, yang mengindikasikan volatilitas rendah. Trader bisa transaksi beli dari 1,3340 menargetkan 1,3400 dan 1,3450. Ke arah turun, trader bisa transaksi jual dari 1,3310, menargetkan 1,3250 dan 1,3200.

Minyak Mentah WTI: Risiko Pasokan Bertumbuh Seiring Ketegangan Timur Tengah Meningkat

Permintaan minyak bumi masih meningkat di tengah-tengah blokade Selat Hormuz. Walaupun International Energy Agency siap merilis sebagian cadangan, para partisipan pasar memahami bahwa hal tersebut tidak cukup untuk memberi makan permintaan yang ada untuk periode yang lama. Jadi, jika konflik terus berkembang, harga minyak bumi dapat menembus ke atas $100 dan bergerak semakin tinggi. Presiden AS telah mengumumkan bahwa ia akan mengecualikan beberapa restriksi hingga Selat Hormuz dibuka kembali.

Dari sisi analisis teknikal, minyak bumi diperdagangkan di bawah garis tengah indikator BB, yang mana sempit, artinya volatilitas rendah. Trader bisa bertransaksi jual di bawah 96,20, menargetkan 95,00 dan 93,60. Ke arah naik, trader bisa bertransaksi beli dari 99,30 menargetkan 101,20.

Emas: Permintaan Safe-Haven Menyeimbangkan Kekuatan Dolar

Emas masih di bawah tekanan di tengah-tengah permintaan safe-haven global. Situasi ini diseimbangkan oleh permintaan yang lebih tinggi dari Dolar AS, yang membebani upaya mana pun untuk perolehan lebih lanjut. Pengumuman-pengumuman terbaru dari IEA dan Donald Trump memberikan tekanan pada emas.

Dari perspektif analisis teknikal, emas diperdagangkan di atas pita bawah indikator BB. Para pembeli bisa melangkah masuk di atas 5.040 menargetkan 5.080 dan 5.100. Para penjual bisa masuk di bawah 4.990 menargetkan 4.950 dan 4.920.

Penulis
Bagikan
Direkomendasikan
Anda berhasil berlangganan ke newsletter