30 Mei, 2024

Indikator Forex Zigzag: Prinsip-prinsip Dasar dan Strategi-strategi Trading

Indikator teknikal Zigzag: penjelasan, setelan, strategi paling populer
Indikator teknikal Zigzag: penjelasan, setelan, strategi paling populer

Zigzag merupakan indikator tren yang membantu para trader mengidentifikasi pergerakan harga. Indikator ini dapat sangat bermanfaat ketika mendefinisikan pembalikan arah harga. Indikator ini juga dapat menyaring fluktuasi harga pendek, yang, pada gilirannya, mereduksi kebisingan dan menjadikan alat analisis teknikal ini semakin bermanfaat. Zigzag juga dapat digunakan untuk trading opsi digital, Forex, saham, dan tipe-tipe aset lain. Dengan membaca artikel ini, Anda akan menemukan lebih banyak mengenai dasar-dasar indikator Zigzag termasuk mempelajari lebih banyak cara menerapkannya dalam berbagai strategi yang berbeda.

Dasar-dasar Indikator Forex Zigzag

Dasar-dasar indikator Zigzag: contoh alat analisis teknikal pada grafik
Dasar-dasar indikator Zigzag: contoh alat analisis teknikal pada grafik

Indikator Zigzag merupakan alat yang kuat yang digunakan dalam trading forex untuk mengidentifikasi pembalikan arah tren. Indikator ini membantu para trader dengan cara:

  • Menyaring fluktuasi jangka pendek dalam harga, menjadikan tren lebih mudah untuk dikenali;
  • Menyoroti tren yang mendasarinya dengan cara menghubungkan titik-titik pada grafik kapan pun harga berbalik arah dengan persentase lebih besar dari variabel yang telah dipilih sebelumnya;
  • Mengidentifikasi zona-zona potensial support dan resistance di antara swing highs (titik-titik tertinggi yang diikuti dengan penurunan harga) dan swing lows (titik-titik terendah yang diikuti dengan kenaikan harga) yang sudah diplot;
  • Mengungkapkan pola-pola pembalikan arah, seperti double bottoms dan head and shoulders dan tops.

Ingat, indikator Zigzag tidak memprediksi tren masa depan, namun menolong para trader dalam memahami pergerakan harga. Indikator ini sering digunakan bersamaan dengan indikator teknikal lainnya untuk mengonfirmasi kondisi jenuh beli atau jenuh jual.

Eksperimen dengan berbagai setelan persentase berbeda untuk mencari yang terbaik bekerja untuk strategi trading Anda.

Bagaimana Cara Menggunakan Indikator Zigzag di Platform Binolla

Bagaimana cara mulai menggunakan Zigzag di Binolla
Bagaimana cara mulai menggunakan Zigzag di Binolla

Untuk mengaplikasikan indikator di platform Binolla, Anda perlu menyelesaikan langkah-langkah berikut:

  1. Buka platform dan masuk ke akun Anda.
  2. Klik ikon dengan alat di bagian atas layar.
  3. Pilih Indikator Tren di bagian kiri halaman.
  4. Telusuri ke bawah dalam menu dropdown dan klik Zigzag di situ.

Sekarang Anda telah menambahkan indikator dalam platform, saatnya untuk melihat setelan-setelannya. Ada tiga parameter utama yang perlu dipertimbangkan ketika bekerja dengan indikator ini:

  • Kedalaman: Ini merepresentasikan nilai minimal dari bar harga yang dibutuhkan di mana tidak ada titik tertinggi (high) atau titik terendah (low) sekunder. Hal ini membantu menyaring fluktuasi minor dan berfokus pada swing signifikan dalam harga;
  • Deviasi: Deviasi/penyimpangan dinyatakan dalam persentase. Ini mengindikasikan jumlah pips yang mana harga dapat menyimpang di atas harga tertinggi (high) atau terendah (low) yang telah diplot sebelumnya untuk indikator Zigzag kembali mengubah titik-titik tertinggi (highs) dan titik-titik terendahnya (lows). Menyesuaikan nilai ini berdampak pada tampilan garis Zigzag;
  • Langkah Mundur: Setelan langkah mundur merefleksikan nilai minimal bar (atau batang candle) antara yang titik-titik tertinggi (highs) dan titik-titik terendah (lows) dapat diplot. Ini menentukan seberapa dekat indikator mengikuti pergerakan harga.

Anda dapat menyetelnya sendiri. Sebagai contoh, pengertian dasar untuk Kedalaman adalah 5, yang berarti bahwa lima bar digunakan dengan tanpa high dan low sekunder. Dengan meningkatkannya, Anda dapat menemukan tren yang lebih tinggi, dan jarak antara swing juga akan lebih jauh. Karenanya, Anda akan dapat menangkap pergerakan harga yang lebih panjang dan memotong kebisingan. Bagaimanapun, jika Anda mencari titik masuk yang lebih akurat dari pembalikan arah atau ingin mencari titik keluar untuk tren kecil dan menengah, Anda dapat menggunakan parameter standar atau bahkan menguranginya.

Bagaimana Cara Trading Indikator Zigzag: Strategi-strategi Dasar

Hal pertama yang harus Anda ingat tentang indikator ini adalah bahwa Zigzag bekerja lebih baik ketika Anda menambahkan alat analisis teknikal lainnya. Alat tersebut dapat menjadi indikator atau bahkan alat gambar seperti tingkat support dan resistance, retracement FIbonacci, dll.

Strategi pertama yang akan kita pertimbangkan berdasarkan indikator Zigzag yang tidak digambar ulang dan sebuah kanal sederhana yang telah kita aplikasikan untuk tren naik.

Ketika harga tetap di dalam kanal ini, Anda dapat berekspektasi harga akan mendaki lebih tinggi dengan lompat dari garis di bawah dan menolak yang lebih tinggi.

Indikator Zigzag dengan Kanal Naik

Indikator Zigzag dan kanal naik: membeli kontrak Lebih Tinggi pada garis bagian bawah dari formasi
Indikator Zigzag dan kanal naik: membeli kontrak Lebih Tinggi pada garis bagian bawah dari formasi

Contoh di atas menunjukkan bagaimana cara trading indikator Zigzag dengan kanal naik dalam rutinitas trading Anda. Pertama, setelah Anda menggambar sebuah kanal, Anda harus menunggu swing untuk muncul. Ketika harga menabrak sisi bawah kanal, Anda dapat membeli kontrak Lebih Tinggi atau membeli pasangan mata uang/saham.

Bagi para trader opsi digital, tidak perlu mencari titik keluar, sebagaimana mereka cukup menunggu momen kedaluwarsa kontrak. Para trader Forex atau saham dapat bergerak lebih lanjut dan menggunakan alat ini untuk menambah posisi selama swing yang mengikutinya dan keluar dari pasar ketika harga membuat breakout (penembusan) kanal ini dan mengubah trennya. Dalam kasus kita, ini terjadi ketika harga bergerak sideways.

Indikator Zigzag dengan Kanal Turun

Indikator Zigzag dan kanal turun: membeli kontrak Lebih Rendah setelah harga menolak garis yang lebih tinggi dari formasi
Indikator Zigzag dan kanal turun: membeli kontrak Lebih Rendah setelah harga menolak garis yang lebih tinggi dari formasi

Contoh lain penggunaan strategi ini ketika harga bergerak ke arah turun. Anda dapat melihat bahwa kami telah membangun kanal harga tua yang sama, namun kali ini mengarah turun. Swing bagian atas dapat digunakan untuk menemukan titik-titik masuk bagi para trader opsi digital atau mereka yang menggunakan mata uang Forex atau saham untuk bertransaksi.

Anda dapat membeli kontrak Lebih Rendah ketika harga menolak pita atas kanal dan swing Zigzag muncul. Para trader Forex atau saham dapat cukup menjual pasangan mata uang. Untuk mencari titik-titik keluar, Anda juga dapat menggunakan kanal. Cukup cari momen ketika harga menciptakan breakout ke atas dari garis kanal yang lebih tinggi bersamaan dengan indikator Zigzag.

Bagaimana Cara Trading Indikator Zigzag dengan Bollinger Band

Zigzag dan Bollinger Band: bagaimana cara menggunakan kedua indikator untuk mendapatkan sinyal trading
Zigzag dan Bollinger Band: bagaimana cara menggunakan kedua indikator untuk mendapatkan sinyal trading

Anda juga dapat menggunakan berbagai kombinasi indikator. Sebagai contoh, Zigzag bekerja dengan baik bersama Bollinger Band. Dalam contoh kami, kami telah menandai beberapa titik masuk yang dapat Anda gunakan untuk membeli kontrak Lebih Rendah atau Lebih Tinggi ketika trading opsi digital atau sekadar menjual dan membeli aset FX atau saham.

Ketika harga menolak garis tengah dari bawah dan Zigzag menggambar sebuah swing, Anda dapat membeli kontrak opsi digital Lebih Rendah. Bagi para trader FX atau saham, ini merupakan kesempatan yang baik untuk menjual aset. Di sisi lain, sinyal lainnya muncul ketika harga menolak pita bawah indikator BB dan bergerak lebih tinggi. Kita mendapatkan swing Zigzag lainnya di sini, yang berarti bahwa sebuah kesempatan untuk membeli kontrak Lebih Tinggi atau pasangan mata uang/saham muncul.

Dua Indikator Zigzag dengan Periode Berbeda

Zigzag dengan periode berbeda: contoh bagaimana cara menggunakan indikator yang sama untuk menerima sinyal trading
Zigzag dengan periode berbeda: contoh bagaimana cara menggunakan indikator yang sama untuk menerima sinyal trading

Sebuah ide menarik adalah mengaplikasikan dua indikator Zigzag dengan kedalaman yang berbeda. Misalnya, dalam contoh di atas, kita telah menambahkan satu Zigzag dengan kedalaman 5 dan lainnya dengan kedalaman 36. Yang kemudian ini menunjukkan tren mayor, sementara yang pertama memungkinkan Anda menemukan beberapa swing interim. Bagaimanapun, harap diingat bahwa garis biru Zigzag dengan kedalaman lebih tinggi muncul hanya setelah swing mayor baru mengambil tempat.

Bagaimana Cara Trading Indikator Zigzag dengan Pola

Zigzag dan pola-pola: Trading dengan indikator Zigzag dan model double-top
Zigzag dan pola-pola: Trading dengan indikator Zigzag dan model double-top

Jika Anda menggunakan grafik diagram garis untuk trading, ada berita baik untuk Anda. Indikator Zigzag dapat digunakan untuk mengidentifikasi pola-pola harga. Misalnya, dalam contoh di atas, Anda dapat melihat model double-top, yang biasanya memprediksi kemungkinan tren turun lebih lanjut.

Para trader opsi digital dapat sekadar membeli kontrak Lebih Rendah ketika harga menembus batas leher (garis abu-abu dalam tangkapan layar di atas) dan tunggu hingga kedaluwarsa. Sementara para trader Forex atau mereka yang menjual/membeli saham, mereka dapat menjual aset ketika batas leher ditembus oleh harga.

Stop-loss dapat ditempatkan persis di atas batas leher pada jarak yang menurut Anda sesuai. Sementara untuk profit, Anda dapat mengambil jarak antara puncak terakhir dengan batas leher dan mengaplikasikannya dalam kalkulasi kemungkinan penghasilan Anda.

Indikator Zigzag Tanpa Gambar Ulang

Salah satu masalah terbesar dengan indikator ini adalah terkadang indikator menggambar ulang pembacaannya. Anda dapat melihat garis yang membuat swing di atas atau di bawah, namun pada momen berikutnya, swing baru muncul. Hal ini dikarenakan sifat alat analisis teknikal ini. Selain itu, setelan apa pun yang terbaik untuk indikator Zigzag yang Anda coba aplikasikan, Anda akan mendapatkan masalah yang sama.

Ada cukup banyak variasi Zigzag di seantero Internet, dan tidak satu pun yang menyediakan sinyal murni untuk Anda. Ini tidak berarti bahwa alat analisis teknikal ini sepenuhnya tak berguna. Anda dapat mengaplikasikannya pada beragam strategi, bahkan yang Anda ciptakan sendiri. Idenya adalah indikator harusnya lebih baik digunakan dengan indikator atau metode analisis teknikal lainnya.

Harap diingat bahwa Anda tidak dapat mengubah sifat Zigzag kecuali Anda memiliki ide bagaimana cara menggunakannya dan keterampilan pemrograman yang cukup. Bagaimanapun, Anda masih dapat memperbaiki sinyal-sinyal yang datang darinya dengan menyaring titik-titik masuk menggunakan berbagai tambahan alat analisis teknikal.

Rekomendasi Indikator Zigzag

Ketika menggunakan Zigzag, Anda dapat berpegang pada beberapa rekomendasi umum:

  • Gunakan periode lihat kembali yang lebih panjang untuk mengurangi jumlah zigzag dan berfokus pada tren mayor. Periode lihat kembali yang lebih pendek dapat menghasilkan lebih banyak zigzag dan keributan, menjadikannya lebih sulit untuk mengidentifikasi arah pasar sesungguhnya;
  • Kombinasikan indikator Zigzag dengan indikator atau alat teknikal lainnya, seperti moving average (MA), garis tren, osilator, atau volume, demi mengonfirmasi sinyal dan meningkatkan keandalan analisis;
  • Gunakan indikator Zigzag untuk menggambar retracement Fibonacci dan ekstensinya pada grafik harga, sebagaimana titik-titik zigzag dapat menandai titik-titik tertinggi (highs) dan titik-titik terendah (lows) yang signifikan untuk digunakan dalam kalkulasi rasio Fibonacci. Rasio-rasio ini dapat mengindikasikan tingkat support dan resistance potensial, sebagaimana target harga untuk ditransaksikan;
  • Berhati-hatilah terhadap limitasi indikator Zigzag, seperti sifat lagging (ketinggalan), dan ketidakmampuannya untuk memprediksi pergerakan harga yang akan datang, dan sensitivitasnya terhadap parameter yang dipilih. Indikator Zigzag jangan digunakan sebagai sistem trading yang berdiri sendiri namun lebih sebagai alat komplementer yang dapat memperkaya pemahaman struktur dan dinamika pasar.

Pro dan Kontra Indikator Zigzag

Beberapa pro penggunaan indikator Zigzag sebagai berikut:

  • Indikator dapat menyaring fluktuasi harga minor dan kebisingan, menjadikannya lebih mudah untuk melihat tren keseluruhan dan pembalikan arah signifikan;
  • Indikator dapat membantu para trader mengidentifikasi tingkat support dan resistance, termasuk pola grafik seperti halnya triangle, head and shoulders, double tops dan double bottoms, dll.;
  • Indikator dapat membantu para trader mengukur panjang dan durasi swing harga, yang dapat berguna untuk menentukan titik-titik masuk dan keluar, termasuk memasang perintah stop-loss dan take-profit.

Beberapa kontra penggunaan indikator Zigzag:

  • Indikator merupakan indikator lagging (ketinggalan), berarti hanya menunjukkan pergerakan harga masa lalu dan tidak memprediksi masa depan. Karenanya, indikator dapat memberikan sinyal palsu atau melewatkan beberapa kesempatan dalam pasar yang bergerak cepat;
  • Indikator bukanlah indikator yang berdiri sendiri, berarti harus digunakan dalam konjungsi dengan alat dan indikator lainnya, seperti halnya volume, momentum, garis tren, dll.;
  • Indikator subjektif dan sensitif terhadap parameter yang dipilih, berarti bahwa trader yang berbeda dapat menggunakan setelan yang berbeda dan mendapatkan hasil yang berbeda. Karenanya, diperlukan pengujian yang berhati-hati dan optimalisasi untuk mencari nilai paling optimal untuk setiap pasar dan jangka waktu.

Kesimpulan

Indikator Zigzag merupakan alat analisis teknikal yang dapat membantu para trader mengidentifikasi arah dan magnitudo pergerakan harga. Ini dapat juga membantu menyaring kebisingan pasar dan menyoroti tren dan pembalikan arah signifikan. Indikator menggambar garis yang menghubungkan titik-titik tertinggi (highs) dan titik-titik terendah (lows) dari harga, membentuk pola zigzag. Indikator dapat dikustomisasi dengan menyetel persentase atau perubahan poin yang mendefinisikan titik tertinggi (high) atau titik terendah (low) yang baru.

FAQ / Pertanyaan Umum

Temukan indikator Zigzag dan fitur-fitur utamanya. Pelajari lebih banyak mengenai cara trading opsi digital dengan alat ini
Temukan indikator Zigzag dan fitur-fitur utamanya. Pelajari lebih banyak mengenai cara trading opsi digital dengan alat ini

Apa itu indikator Zigzag dan bagaimana cara kerjanya?

Indikator Zigzag merupakan garis yang menghubungkan titik-titik tertinggi (highs) dan titik-titik terendah (lows) pada grafik. Indikator menyaring fluktuasi minor dan menampilkan hanya perubahan signifikan dari arah harga. Indikator Zigzag bekerja dengan menerapkan persentase deviasi dari data harga. Sebagai contoh, jika persentase deviasi (kedalaman) disetel 5%, maka indikator Zigzag hanya akan menggambar garis baru ketika harga bergerak di atas 5% dari titik tertinggi (high) atau titik terendah (low) sebelumnya.

Bagaimana cara para trader menggunakan indikator Zigzag?

Indikator Zigzag dapat membantu para trader mengidentifikasi tren, support, dan resistance, swing highs dan swing lows, pola-pola grafik, dan retracement Fibonacci dan ekstensinya. Indikator Zigzag juga dapat membantu para trader mengukur panjang dan durasi pergerakan harga, yang dapat bermanfaat untuk menentukan titik-titik masuk dan keluar, tingkat stop-loss, dan rasio risk-reward.

Apa saja kelebihan dan kekurangan indikator Zigzag?

Kelebihan-kelebihan indikator Zigzag adalah indikator ini dapat menyederhanakan pergerakan harga, mengeliminasi kebisingan, dan menyoroti pembalikan arah yang penting. Kekurangan-kekurangan indikator Zigzag adalah indikator ini lagging (ketinggalan), yang berarti tidak memprediksi pergerakan harga masa depan, namun hanya mengonfirmasinya setelah terjadi. Indikator Zigzag juga dapat menggambar ulang, yang berarti dapat berubah bentuknya ketika data baru masuk, yang dapat menghasilkan sinyal palsu dan kebingungan.

Bagaimana para trader dapat menyesuaikan setelan indikator Zigzag?

Setelan indikator Zigzag bergantung pada tipe data dan gaya trading penggunanya. Setelan paling umum adalah persentase deviasi, yang menentukan seberapa banyak harga harus bergerak sebelum garis baru digambar. Persentase deviasi yang lebih tinggi akan menghasilkan jumlah garis yang lebih sedikit dan zigzag yang lebih halus, sementara persentase deviasi yang lebih rendah akan menghasilkan garis yang lebih banyak dan zigzag yang lebih bergelombang. Para trader dapat bereksperimen dengan persentase deviasi yang berbeda untuk mencari keseimbangan yang optimal antara sensitivitas dan keandalan. Beberapa versi indikator Zigzag juga memungkinkan para penggunanya untuk memilih antara berbagai mode high-low dan close-close, yang menggunakan antara harga tertinggi (high) dan harga terendah (low) atau harga-harga penutupan untuk setiap periode untuk kalkulasi zigzag.

Penulis
Bagikan
Direkomendasikan
Anda berhasil berlangganan ke newsletter