12 Mar, 2026

Bagaimana Cara Melihat Pembalikan Arah Tren Sebelum Terjadinya: Penjelasan Pola Head and Shoulders

Binolla Blog Image - Bagaimana Cara Melihat Pembalikan Arah Tren Sebelum Terjadinya: Penjelasan Pola Head and Shoulders 1

Para trader profesional sering menggunakan bermacam-macam pola untuk memprediksi pembalikan arah tren di masa depan. Head and shoulders termasuk di antara yang paling canggih, pun termasuk salah satu pola yang paling bisa diandalkan sejauh ini. Dengan menguasainya, Anda akan bisa melihat pembalikan arah sebelum terjadinya dan memperbaiki performa trading Anda di trading opsi biner dan CFD. Dalam artikel ini, kita akan mendalami “head and shoulders” dan “inverted head and shoulders” demi menunjukkan kepada Anda bagaimana pola ini bekerja dan bagaimana cara menggunakanya dalam trading.

Dasar-dasar Head and Shoulders

Pola head and shoulders merupakan formasi kompleks yang muncul setelah tren naik yang kuat. Pola ini tampil dalam bentuk tiga puncak, dengan yang tengahnya sebagai yang tertinggi. Bagian ini dikenal sebagai “head” (kepala). Puncak-puncak di kiri dan kanannya lebih rendah. Pola ini dapat dijelaskan dalam cara sebagai berikut.

Para pembeli mendorong harga semakin tinggi, membentuk puncak pertama. Saat itu masih tren naik karena nilai harganya membentuk nilai tertingginya yang semakin tinggi (higher high) dan nilai terendahnya yang semakin tinggi (higher low). Kemudian puncak lain, yang lebih tinggi dari sebelumnya, mengonfirmasi tekanan bullish sebagaimana harga berlanjut mencetak rekor tertinggi yang baru dan nilai terendah yang semakin tinggi.

Bagaimanapun, dengan puncak berikutnya, situasinya berubah drastis. Alih-alih membentuk nilai tertinggi yang semakin tinggi dan nilai terendah yang semakin tinggi, nilai harga membentuk puncak yang lebih rendah, yang berarti bahwa tekanan bullish secara bertahap menguap. Inilah pada momen ini ketika trader bisa menyarankan bahwa pembalikan arah sedang datang.

Sekarang mari kita pilah-pilah anatomi pola ini. Dengan puncak pertama, kita lihat bahwa bull masih kuat. Mereka cenderung mendorong harga semakin tinggi dengan volume baru dan posisi long di pasar. Ketika puncak kedua muncul, bull masih memegang kendali pasar. Ketika pola mulai terbentuk dan Anda masih belum melihat hasil pergerakan bersih berikutnya, tampak seperti kelanjutan tren naik.

Bagaimanapun, dengan puncak selanjutnya yang lebih rendah, yang dikenal sebagai “right shoulder” (pundak bagian kanan), Anda bisa melihat kalau tekanan bullish mulai menghilang. Pada momen ini, bear meningkatkan posisinya sementara bull masih berupaya mengambil alih kembali dominasinya.

Bagian penting pola ini adalah “neckline” (garis batas leher). Ini merupakan level support yang bergerak melalui poin-poin terendah daripada puncak kiri dan puncak kanan. Belakangan, Anda akan melihat kenapa neckline sangatlah penting untuk pola ini. Untuk sekarang ini, Anda semestinya bisa menghubungkan poin-poin terendah ini.

Dasar-dasar Pola Inverse Head and Shoulders

Bersamaan dengan pola head and shoulders yang standar, para trader terkadang menemukan versi kebalikannya. Pola ini muncul setelah tren turun, dengan puncak pertama mengonfirmasi bahwa tekanan para penjual masih kuat. Mereka cenderung mendorong nilai harga semakin rendah dan berhasil membentuk puncak arah turun berikutnya. Gambarnya masih tampak sangat bearish seiring dengan tren turun yang berlanjut.

Namun, dengan puncak ketiga, segalanya berubah, dan Anda bisa sudah berekspektasi akan adanya pembalikan arah. Nilai harga mencetak nilai tertinggi yang semakin tinggi (higher high) dan nilai terendah yang semakin tinggi (higher low), yang berarti bahwa tren sedang berubah. Sebagaimana bisa Anda lihat, mirip dengan head and shoulders yang standar, kita mendapatkan neckline di sini, yang mana kalau diperhatikan, merupakan level resistance kali ini. Garis ini menghubungkan poin-poin tertinggi dari dua puncak dan akan membantu nanti ketika kita akan menjelaskan strategi untuk trading dengan pola head and shoulders.

Psikologi di Balik Pola Head and Shoulders dan Inverse Head and Shoulders

Pertama-tama, kita akan mempertimbangkan pola head and shoulders dan bagaimana pasar mempersepsikannya. Kedua formasi ini merefleksikan pertempuran antara para pembeli dan para penjual. Dalam pola yang standar, ketika “shoulder” bagian kiri terbentuk, pasar masih optimis. Namun, profit taker mulai bermunculan. Terlepas dari ini, para pembeli masih mendorong nilai harga semakin tinggi untuk membentuk “head”.

Binolla Blog Image - Bagaimana Cara Melihat Pembalikan Arah Tren Sebelum Terjadinya: Penjelasan Pola Head and Shoulders 6

Gunakan pola ini dalam trading bersama Binolla!

Gabung Binolla dan trading dengan head and shoulders bersama broker yang bisa diandalkan

Gabung sekarang

Pendatang yang telat masih berekspektasi tren naik untuk berkembang dan bertransaksi beli dekat dengan puncak “head”. Ini merupakan situasi standar ketika para partisipan pasar berupaya masuk ke pasar yang digerakkan oleh FOMO. Mereka melihat bahwa tren naik mungkin berlanjut dan menambahkan ke dalam kolam umum posisi long. Bagaimanapun, smart money mulai menguap. Mereka yang membeli duluan, sekarang menjual ke mereka yang ingin loncat ke dalam gerbong kereta. Ini merupakan deskripsi terbaik tentang apa yang terjadi dalam pasar pada momen ini.

Volume berkurang, para pembeli awal meningkatkan posisi short mereka, sementara jumlah yang siap untuk membeli turun. Setelah puncak kedua, nilai harga membentuk swing naik lainnya lainnya, namun kali ini, para pembeli tidak bisa mendorong harga semakin tinggi. Puncaknya lebih rendah daripada yang di tengah formasi, memberitahukan bahwa situasi pasar telah berubah. Bull telah kecewa dan mereka cenderung meninggalkan pasar mempercepat aksi jual besar-besaran, yang pada akhirnya, menjadikan seluruh pola bekerja.

Terkait dengan inverse head and shoulders, situasinya berkebalikan. Para penjual mendorong nilai harga semakin rendah untuk membentuk puncak pertama. Bagaimanapun, para pembeli awal mulai masuk, tergerak oleh fundamental atau faktor-faktor lainnya.

Puncak selanjutnya masih lebih rendah, mengonfirmasi tren turun. Pada momen ini, para penjual baru masih datang, sementara para penjual awal melikuidasi posisi mereka dan beralih ke transaksi long. Volume jual menguap seiring dengan para penjual yang telat datang tidak dapat menutup arus uang.

Inilah di mana puncak lebih tinggi selanjutnya datang. Dikenal dengan “right shoulder”, menunjukkan bahwa para penjual meraih momentum, sementara para penjual berupaya terbebas dari asetnya, menambahkan ke tekanan bullish.

Analisis Volume

Demi memahami lebih baik bagaimana kedua pola ini bekerja, Anda harus melihat bagaimana volume berperilaku selama formasi head and shoulders dan inverse head and shoulders. Cek tabel berikut.

FiturPola Standar (Bearish)Pola Inverse (Bullish)
Left ShoulderVolume tinggi (tekanan beli)Volume tinggi (tekanan jual)
HeadVolume moderat (pembeli melemah)Volume moderat (penjual melemah)
Right ShoulderVolume terendah (pembeli kelelahan)Volume terendah (penjual kelelahan)
BreakoutLonjakan tajam volume seiring harga menjebol ke bawah necklineLonjakan tajam volume seiring harga menjebol ke atas neckline

Strategi Trading Head and Shoulder

Sekarang Anda mengetahui lebih banyak tentang pola ini, saatnya melihat bagaimana cara trading untuk pola ini. Head and shoulders merupakan binatang langka, namun Anda bisa berekspektasi ada beberapa darinya sepanjang hari, jika Anda menggunakan grafik setelan periode satu menit.

Trading pola ini cukup sederhana, namun Anda harus mengikuti instruksi-instruksinya dengan ketat. Pertama, Anda perlu memastikan bahwa Anda melihat pola head and shoulders sungguhan. Jadi, Anda harus membedakan ketiga puncak, dengan yang di tengah lebih tinggi daripada kiri kanannya. Oh ya, puncak-puncak shoulder bagian kiri dan kanan bisa sama tinggi atau tidak sama tinggi; tidak penting.

Berikutnya, Anda harus menunggu harga mencapai neckline setelah puncak ketiga. Pada momen ini, Anda harus bersiap untuk trading. Untuk membeli kontrak Lebih Rendah dalam opsi biner atau menjual dalam trading CFD, Anda harus menunggu breakout arah turun yang jelas daripada neckline. Oh ya, ada tiga cara trading pola ini:

  1. Anda bisa lompat ke dalam pasar segera ketika neckline tertembus. Ini merupakan pendekatan paling agresif, namun terkadang memberikan ganjaran kepada trader dengan hadiah yang lebih tinggi. Selain itu, dalam opsi biner, ini bisa menjadi solusi bagus karena kandil breakout terkadang lebih panjang dari biasanya.
  2. Sebuah posisi trading bisa dibuka setelah batang kandil breakout tutup. Ini merupakan pendekatan yang lebih konservatif, yang digunakan banyak trader. Ini memungkinkan Anda lebih pasti tentang breakout. Bagaimanapun, Anda bisa kehilangan sebagian pergerakan (yang mana sebenarnya, penting hanya bagi trader CFD).
  3. Akhirnya, ada pendekatan yang paling konservatif, ketika trader membeli kontrak Lebih Rendah atau menjual aset setelah harga menguji kembali neckline dari bawah. Walaupun pendekatan ini tampaknya masuk akal, Anda harus tetap ingat bahwa pengujian kembali seperti ini tidak wajib dan terkadang harga bergerak ke bawah neckline tanpa perhentian dan swing.

Strategi Inverse Head and Shoulder

Binolla Blog Image - Bagaimana Cara Melihat Pembalikan Arah Tren Sebelum Terjadinya: Penjelasan Pola Head and Shoulders 9

Sekarang mari lihat bagaimana trading pola inverse head and shoulders. Mirip dengan yang standar, Anda perlu menunggu harga untuk menguji neckline setelah puncak ketiga. Namun kali ini, neckline merupakan level resistance, yang berarti breakout akan mendorong harga semakin tinggi.

Untuk trading ini, Anda harus menunggu breakout itu sendiri untuk membeli kontrak Lebih Tinggi atau membeli aset ketika trading CFD. Di sini Anda juga mendapatkan tiga tipe strategi:

  1. Beberapa trader cenderung trading secara agresif dan mereka memencet tombol persis setelah breakout. Bagi trader opsi biner, ini bisa menjadi strategi terbaik, khususnya jika harga membentuk jarak yang signifikan setelah breakout. Para trader CFD, pada gilirannya, bisa mendapatkan perolehan yang lebih tinggi ketika mereka masuk secara agresif.
  2. Pendekatan kedua adalah menunggu batang kandil breakout tutup demi memastikan bahwa pola ini bekerja. Setelah kandil tutup, Anda bisa beli kontrak Lebih Tinggi atau membeli aset.
  3. Akhirnya, Anda bisa menunggu pengujian kembali neckline, jika hal ini terjadi. Namun, mirip dengan head and shoulders, Anda harus tetap ingat bahwa pengujian kembali mungkin tidak akan terjadi sama sekali. Jadi, jika Anda menggunakan pendekatan konservatif semacam ini, Anda dapat ketinggalan kesempatan.

Kesalahan-kesalahan Umum Ketika Trading Head and Shoulders

Trading dengan head and shoulders dan inverse head and shoulders bisa sangat mendatangkan profit. Namun, Anda harus menghindari beberapa kesalahan umum demi meningkatkan performa Anda. Cari tahu tentangnya dan bagaimana cara menghindari kegagalan-kegagalan serupa:

  • Memaksakan pola. Banyak trader mengambil tiga swing untuk head and shoulders. Hal ini mengarahkan pada kesalahan dalam trading. Tidak semua swing bisa dianggap sebagai head and shoulders. Perhatikan struktur pola lebih dulu dan aplikasikan kemudian ke pola yang mana Anda ingin trading. Jika sesuatu hilang, maka lebih baik menghindari bertransaksi.
  • Mengabaikan tren mayor. Ketika trading CFD, Anda harus cek tren mayor agar tidak terjebak dengan koreksi jangka pendek. Kesalahan ini tidaklah vital bagi para trader opsi biner, karena untuk profit, Anda hanya perlu satu atau dua kandil yang tutup dalam arah Anda.
  • Entri prematur. Masuk trading ketika swing ketiga terbentuk bukanlah ide terbaik. Tunggu setidaknya ada breakout untuk lompat ke dalam pasar.
  • Salah identifikasi neckline. Ketika trading kedua macam pola ini, Anda harus bisa secara jelas mengidentifikasi neckline, yang akan memberikan Anda sinyal entri yang jelas. Jika Anda gagal melakukannya, Anda cenderung berakhir dengan kerugian.

Mulai gunakan pola head and shoulders dengan registrasi di Binolla sekarang juga!

Gabung

Kesimpulan

Pola head and shoulders merupakan alat yang hebat yang memungkinkan para trader melihat pembalikan arah lebih dulu. Anda bisa menggunakannya dalam trading bahkan tanpa indikator teknikal, yang menjadikannya instrumen independen. Ketika trading dengannya, Anda harus pastikan bahwa Anda punya aturan-aturan manajemen uang dan risiko serta disiplin untuk mengikutinya. Walaupun pola ini langka, pola ini kuat dan Anda bisa berekspektasi persentase trading profitabilitas tinggi jika Anda menemukannya dengan tepat.

FAQ / Pertanyaan Umum

Apa perbedaan antara head and shoulders dan inverse head and shoulders?

Perbedaan antara keduanya terletak pada sifat masing-masing pola. Head and shoulders muncul setelah tren naik, dan memberikan sinyal pembalikan arah ke bawah dengan tiga nilai tertinggi, sementara inverse head and shoulders terbentuk di akhir tren turun.

Bagaimana saya bisa bilang bahwa pola head and shoulders sedang terbentuk?

Agar bisa mengidentifikasi pola head and shoulders, Anda harus melihat petunjuk-petunjuk sebagai berikut. Pertama, nilai tertinggi yang semakin tinggi (higher high) yang baru dan nilai terendah yang semakin tinggi (higher low) muncul, kemudian puncak lainnya, yang mana semakin tinggi. Akhirnya, ada puncak yang lebih rendah, yang memberikan sinyal bahwa para pembeli kehilangan momentum.

Apakah kedua pola ini punya aturan yang sama?

Ya, keduanya identik, hanya kebalik. Terkait dengan pola head and shoulders standar, Anda perhatikan breakout level support, sementara ketika trading inverse head and shoulders, Anda perhatikan breakout level resistance.

Pola mana yang lebih bisa diandalkan?

Keduanya, head and shoulders dan inverse head and shoulders, sama-sama bisa diandalkan, namun keduanya digunakan untuk trading dalam kondisi pasar yang berkebalikan. Secara umum, head and shoulders menunjukkan level keandalan yang cukup baik.

Bagaimana perilaku volume dalam pola head and shoulders?

Ketika pola ini terbentuk, volume biasanya tinggi, namun mengering selama shoulder bagian kiri. Bagaimanapun, ketika breakout terjadi (harga menembus ke bawah neckline), volume kembali meningkat.

Bisakah saya trading dengan pola ini pada kerangka waktu yang lebih rendah?

Ya, Anda bisa trading pola ini pada semua kerangka waktu tanpa kecuali. Inilah kenapa head and shoulders bisa digunakan untuk trading bagi mereka yang lebih suka dengan CFD dan opsi biner.

Penulis
Bagikan
Direkomendasikan
Anda berhasil berlangganan ke newsletter