27 Jan, 2026

Pertemuan FOMC: Apa yang Diekspektasi dari The Fed Minggu Ini

Binolla Blog Image - Pertemuan FOMC: Apa yang Diekspektasi dari The Fed Minggu Ini 1

Pertemuan FOMC yang akan diselenggarakan minggu ini termasuk di antara momen paling sensitif untuk pasar finansial. Para investor tidak berekspektasi The Fed akan melakukan penyesuaian terhadap kebijakan moneter. Karenanya, para partisipan pasar akan memantau komentar-komentar dari para pejabat FOMC secara ketat. Setelah berbulan-bulan pelonggaran inflasi, The Fed masih berada dalam tekanan sebagaimana Gedung Putih mensyaratkan bank sentral ini untuk menurunkan suku bunganya.

Terlepas dari pertemuan The Fed, salah satu peristiwa kunci minggu ini adalah pengumuman nominasi Kepala The Fed yang akan menggantikan Jerome Powell di bulan Mei. Para partisipan pasar menganggap gebrakan oleh presiden AS ini sebagai babak lain tekanan yang dapat melemahkan independensi bank sentral tersebut.

Data perekonomian AS terkini mendukung Dolar AS. Situasi dalam pasar tenaga kerja mendukung nilai yang lebih tinggi, sementara inflasi masih tinggi. Walaupun pasar tenaga kerja menunjukkan tanda-tanda pendinginan bertahap, tidaklah cukup untuk mendorong The Fed mengakselerasi siklus pelonggarannya.

Di sisi lain, perkembangan geopolitik menambahkan ketidakpastian pasar dan memberikan tekanan terhadap Dolar AS. Situasi di sekitar Greenland mendingin, sementara ancaman-ancaman baru dari Gedung Putih menjadikan Kanada menolak kesepakatan dengan China.

Momentum perekonomian di Eropa masih rapuh. Inflasi berlanjut melunak, sementara pertumbuhan melemah. Ketegangan geopolitik juga memberikan tekanan di wilayah ini. Sikap The Fed yang lebih hawkish dapat memberikan tekanan tambahan terhadap pertumbuhan zona Eropa.

EUR/USD: Pasangan Mata Uang Menyentuh Rekor Tertinggi Lokal

Walaupun geopolitik masih membebani EUR/USD, pasangan mata uang ini masih dekat dengan rekor tertinggi lokalnya menjelang pertemuan FOMC. Perhatian yang berkembang tentang volatilitas geopolitik memberikan tekanan terhadap pasangan mata uang ini. Bagaimanapun, berbagai pemberitaan terkini tentang perjanjian antara Uni Eropa dan India dapat menunjang EUR/USD. Selain itu, bahkan jika FOMC cenderung tidak memangkas suku bunganya hingga bulan Juni, tekanan terhadap Dolar AS masih bertumbuh di tengah kekhawatiran independensi The Fed.

Dari sudut pandang analisis teknikal, pasangan mata uang ini berfluktuasi dekat dengan pita bagian atas daripada indikator Bollinger Band, dengan garis-garis semakin ketat. Para trader bisa membeli di atas 1,1900, menargetkan 1,1980 dan 1,2000; yang terakhir ini merupakan level bilangan bulat. Di sisi lain, para trader bisa menjual dari 1,1840, menargetkan 1,1800 dan 1,1750.

Binolla Blog Image - Pertemuan FOMC: Apa yang Diekspektasi dari The Fed Minggu Ini 4

Gunakan Ide-ide Trading Anda Bersama Binolla!

Gabung dengan broker yang bisa diandalkan dan mulai trading sekarang juga!

Mulai trading

GBP/USD: Pound Didukung oleh Pendirian Hawkish BoE

Mata uang Inggris masih terekspos terhadap risiko-risiko global sebagaimana ketegangan geopolitik masih berlanjut. Diskusi-diskusi tarif AS juga mempengaruhi GBP. Bagaimanapun, tidak seperti EUR, GBP secara kuat didukung oleh pendirian hawkish bank sentral Inggris (BoE). Hal ini kontras dengan ketidakpastian yang bertumbuh di sekitar independensi dan kemampuan bank sentral Amerika untuk mempertahankan pendekatan wait-and-see.

Dari perspektif analisis teknikal, pasangan mata uang ini diperdagangkan dekat dengan rekor tertinggi lokalnya dan pita bagian atas daripada indikator Bollinger Band. Didukung oleh berbagai fundamental, GBP/USD bisa melanjutkan kenaikannya. Para trader bisa membeli di atas 1,3720, menargetkan 1,3800. Di sisi lain, para penjual bisa masuk di bawah 1,3660, menargetkan 1,3600 dan 1,3550.

WTI: Masa Depan Minyak Bumi Mentah Masih Tidak Jelas

WTI masih berada di bawah tekanan sebagaimana risiko-risiko geopolitik merajalela. Siklus baru perang dagang dapat menyebabkan pendinginan global. Bagaimanapun, ketegangan di sekitar Iran, di sisi lain, menunjang harga minyak bumi karena disrupsi rantai pasok bisa meningkat. Pasar mengevaluasi produksi dan kemungkinan lebih banyak minyak bumi dari produsen yang dikenai sanksi. Para trader masih berhati-hati, sementara minyak bumi masih di bawah tekanan.

Dari perspektif analisis teknikal, minyak bumi diperdagangkan dekat dengan pita bagian atas indikator Bollinger Band. Para trader bisa membeli di atas 61,20, menargetkan 62,00 dan 63,00. Di sisi lain, para penjual bisa masuk dari 60,70 menargetkan 60,00 dan 59,00.

XAU/USD: Emas Menyentuh Rekor Tertinggi Historis Baru dalam Ketegangan Geopolitik

Emas diperdagangkan di atas 5.000 di tengah ketegangan geopolitik dan tekanan dari The Fed dari Gedung Putih. Berbagai ekspektasi penurunan suku bunga The Fed tahun ini bisa menunjang emas lebih lanjut, karena modal akan mengalir dari USD dan aset-aset berisiko lainnya.

Dari perspektif analisis teknikal, emas diperdagangkan dekat dengan garis tengah indikator Bollinger Band dan masih menunjukkan tekanan arah naik. Para trader bisa membeli di atas 5.100, menargetkan 5.140 dan 5.180. Ke arah turun, para partisipan pasar bisa menjual pada 5.000, menargetkan 4.960 dan 4.920.

Penulis
Bagikan
Direkomendasikan
Anda berhasil berlangganan ke newsletter