10 Feb, 2026

Pasar di Persimpangan Jalan: Bank Sentral Memberikan Sinyal, Tekanan Politis, dan Peralihan Ekspektasi Global

Binolla Blog Image - Pasar di Persimpangan Jalan: Bank Sentral Memberikan Sinyal, Tekanan Politis, dan Peralihan Ekspektasi Global 1

Pasar finansial akan berfokus minggu ini pada sekumpulan data dari AS termasuk negara-negara lain. Berbagai ekspektasi bertahan bahwa bank sentral akan mengadaptasi penyesuaian kebijakannya. Pengumuman kandidat posisi Ketua The Fed minggu lalu mendukung Dolar AS, sebagaimana Kevin Walsh terkenal karena mendukung pendekatan yang lebih disiplin terhadap pelonggaran kebijakan moneter dan berpegang teguh terhadap pandangan-pandangan hawkish.

Data pasar tenaga kerja minggu lalu mendemonstrasikan bahwa situasi di AS berada dalam kendali, dan The Fed tidak diharuskan untuk bertindak dengan segera. Bagaimanapun, hanya sebagian data dirilis akibat shutdown jangka pendek. Sisanya, termasuk non-farm payrolls (NFP), akan dirilis besok. Menurut berbagai prediksi, tingkat pengangguran cenderung bertahan tetap pada 4,4%, sementara nilai-nilai NFP dapat meningkat dari 50.000 menjadi 70.000.

Menyeberangi Atlantik, momentum perekonomian masih rapuh sebagaimana Eropa masih terus menunjukkan tanda-tanda stagnasi, sementara inflasi yang melunak menawarkan kelegaan yang terbatas. Kondisi-kondisi moneter yang lebih ketat mencegah perekonomian Eropa untuk bertumbuh lebih jauh, sementara instabilitas geopolitik memberikan tekanan yang lebih tinggi terhadap EUR, GBP, dan aset-aset berisiko lainnya.

Berbagai komoditas bereaksi terhadap peristiwa-peristiwa makroekonomi dan geopolitik yang lebih luas. Walaupun emas dan logam mulia lainnya ditunjang oleh permintaan atas aset safe-haven, energi sedang berada di bawah tekanan, namun masih berimbang akibat ketakutan interupsi pasokan.

EUR/USD: Pasangan Mata Uang Ini Didukung oleh Pendirian Hawkish ECB

Pair mata uang ini menempel pada rekor tertinggi lokalnya terlepas dari ketegangan politik yang sedang terjadi. Para trader dan investor berfokus pada arahan ke depan dari ECB (bank sentral Eropa), yang masih bertahan dengan hawkish akibat level inflasi yang lebih tinggi. Menurut beberapa pejabat dari European Central Bank, mereka tidak mempertimbangkan penurunan suku bunga lebih lanjut hingga inflasi stabil dan dalam jangkauan target.

Dari perspektif analisis teknikal, pair mata uang ini dekat dengan rekor tertinggi lokalnya dan berada di dalam indikator Bollinger Band. Indikator itu sendiri sedang sempit, memberikan sinyal volatilitas yang rendah pada saat ini. Para trader bisa bertransaksi “long” di atas 1,1920 menargetkan 1,1960-1,2000. Ke arah turun, para partisipan pasar bisa menjual dari 1,1900 menargetkan 1,1870-1,1830. 

GBP/USD: Pound Inggris Ditekan oleh Politik dan Ekonomi

Instabilitas geopolitik, termasuk ancaman dari AS untuk mengenakan tarif baru, memberikan tekanan terhadap mata uang Inggris ini. Kondisi semacam ini mempengaruhi sentimen risiko global dan menghilangkan permintaan dari aset-aset berisiko, termasuk GBP. Bagamanapun, Bank of England masih bertahan hawkish di tengah inflasi yang lebih tinggi, yang membantu Pound untuk tetap tangguh. Para partisipan pasar finansial akan memantau secara ketat cakupan geopolitik berbarengan dengan dinamika perekonomian domestik.

Melihat pada grafik/chart, GBP/USD diperdagangkan dekat dengan rekor tertinggi lokalnya di dalam Bollinger Band yang sempit, yang berarti bahwa volatilitasnya sedang berada di tingkat terendahnya. Harga menguji pita bagian bawah dan jika sebuah penjebolan (breakout) terjadi, para trader bisa menjual dari level sekarang untuk menargetkan 1,3620 dan 1,3550. Ke arah naiknya, para trader bisa membeli di atas 1,3690, menargetkan 1,3750 dan 1,3800.

Binolla Blog Image - Pasar di Persimpangan Jalan: Bank Sentral Memberikan Sinyal, Tekanan Politis, dan Peralihan Ekspektasi Global 5

Gunakan Ide-ide Trading Anda Bersama Binolla!

Gabung Binolla sekarang juga dan mulai trading bersama broker yang bisa diandalkan

Mulai sekarang

WTI: Minyak Mentah Ditekan oleh Risiko Global

WTI masih bertahan dalam ketidakpastian akibat rentetan fakta. Pertama, ketakutan akan siklus baru perang dagang bisa memberikan tekanan terhadap perekonomian global dan, karenanya, memperlambat pertumbuhan, yang akan mengurangi permintaan seiring waktu. Kedua, ketegangan geopolitik di Iran dan Amerika Latin menunjang WTI sebagaimana disrupsi pasokan dapat meningkatkan harga minyak bumi. Para investor memantau level produksi secara ketat dan mengumpulkan data untuk mencari petunjuk tentang pergerakan harga minyak bumi yang akan datang.

WTI hourly chart
Grafik 1-jam WTI

Dari perspektif analisis teknikal, minyak bumi diperdagangkan dekat dengan rekor tertinggi lokalnya, menguji pita bagian atas daripada indikator Bollinger Band. Mirip dengan aset-aset lainnya, volatilitas sedang rendah sebagaimana ukuran pitanya sempit, mengindikasikan bahwa penjebolan dapat menghasilkan pergeseran harga yang signifikan. Ke arah naik, para trader bisa membeli dari 65 menargetkan 66,00 dan 66,50. Ke arah turun, para penjual bisa masuk jika harga menjebol ke bawah 64,00, menargetkan 62,60.

XAU/USD: Emas Masih Bertahan Dekat dengan Rekor Tertinggi Sepanjang Masanya

Logam mulia ini masih bertahan didukung oleh instabilitas geopolitik dan ekonomi yang menunjukkan tanda-tanda perkembangan tren naik lebih lanjut segera ketika segala hal bergerak di luar kendali. Selain itu, emas dapat melanjutkan naik jika The Fed menunjukkan tanda-tanda pelonggaran kebijakan moneter yang akan datang.

Dari perspektif analisis teknikal, XAU/USD diperdagangkan di dalam Bollinger Band, dengan garis indikator sedang sempit. Para pembeli bisa melangkah naik jika harga menjebol ke atas 5.100 menargetkan 5.140 dan 5.160. Ke arah turun, para trader bisa menjual dari 5.000 menargetkan 4.980 dan 4.940.

Penulis
Bagikan
Direkomendasikan
Anda berhasil berlangganan ke newsletter