17 Feb, 2026

Notulen The Fed dalam Sorotan Seiring Intisari Pasar Global Bercampur dengan Sinyal Makro

Binolla Blog Image - Notulen The Fed dalam Sorotan Seiring Intisari Pasar Global Bercampur dengan Sinyal Makro 1

Pasar akan memantau rilis notulen rapat FOMC, yang akan dipublikasikan di hari Rabu. Para trader dan investor akan melihat apakah para pengambil kebijakan siap untuk melakukan penurunan suku bunga kembali atau apakah mereka akan bertahan dengan pendekatan wait-and-see lebih lama. Selain itu, notulen akan memberikan pemahaman terhadap debat antara hawkish dan dovish termasuk bagaimana The Fed mempertimbangkan situasi saat ini dengan pertumbuhan perekonomian, pasar tenaga kerja, dan inflasi.

Di Eropa, Bank of England sedang waspada seiring dengan inflasi yang masih lebih tinggi daripada ekspektasi, yang memberikan dukungan terhadap mata uang Inggris ini. Terkait dengan Eurozone, European Central Bank cenderung tidak akan mengubah tingkat suku bunga hingga akhir tahun 2026.

Situasi dengan berbagai komoditas masih belum pasti. Minyak bumi didukung oleh ketegangan antara AS dan Iran. Bagaimanapun, negosiasi-negosiasi saat ini antara kedua belah pihak, yang akan berlanjut di Geneva nanti di hari Selasa, dapat memberikan tekanan terhadap WTI sebagaimana deeskalasi akan menguapkan ketakutan akan disrupsi pasokan.

Sehubungan dengan emas, yang merupakan aset safe-haven tradisional, sedang di bawah tekanan akibat Dolar AS yang lebih kuat. Pasar akan memantau ketat hasil-hasil dari notulen rapat FOMC demi melihat apakah penurunan suku bunga akan datang segera, yang dapat menstimulasi pertumbuhan emas.

Terlepas dari notulen FOMC, para partisipan pasar akan memantau ketat data inflasi AS di hari Jumat termasuk pula dinamika PDB kuartalan di Amerika Serikat.

EUR/USD: Didukung oleh Prospek ECB, namun Kekuatan Dolar Menskak Perolehan

Pasangan mata uang ini masih bertahan di bawah tekanan akibat rilis data terkini di Amerika Serikat. Data nilai NFP dan tingkat pengangguran yang secara tak terduga lebih baik menunjang mata uang hijau ini. Bagaimanapun, pasar akan berfokus pada notulen rapat FOMC dan data dari AS yang direncanakan akan dirilis hari Jumat. ECB tampaknya nyaman dengan pendirian kebijakan moneter saat ini, yang berarti bahwa mereka cenderung tidak akan memangkas suku bunga sebelum musim gugur tahun 2026. Sementara dalam jangka pendek, pasangan mata uang ini masih memiliki potensi untuk meluncur turun, dalam jangka menengah dan panjang, EUR/USD dapat mencapai 1,2000 dan bahkan nilai yang lebih tinggi lagi.

EUR/USD hourly chart
Grafik 1-jam EUR/USD

Dari perspektif analisis teknikal, pasangan mata uang ini diperdagangkan dekat dengan pita tengah indikator Bollinger Band dengan volatilitas rendah. Para trader bisa bertransaksi long dari 1,1850, menargetkan 1,1930 dan 1,2000. Ke arah turunnya, posisi short akan menarik di bawah 1,1800 dengan target pada 1,1750 dan 1,1700.

Binolla Blog Image - Notulen The Fed dalam Sorotan Seiring Intisari Pasar Global Bercampur dengan Sinyal Makro 4

Gunakan Ide-ide Ini dalam Trading!

Gabung Binolla sekarang dan bertransaksi bersama broker yang bisa diandalkan!

Gabung sekarang

GBP/USD: Sentimen Campuran Sebagaimana Data Inggris Berjuang Membebani Sterling

Pound Inggris masih di bawah tekanan setelah rilis data PDB minggu lalu, yang menunjukkan bahwa aktivitas perekonomian melambat. Bank of England masih berhati-hati sebagaimana inflasi masih di atas 3%. Bagaimanapun, rumor bahwa BoE dapat melakukan penurunan suku bunga kembali dalam jangka waktu dekat memberikan tekanan tambahan terhadap pasangan mata uang ini.

GBP/USD hourly chart
Grafik 1-jam GBP/USD

Dari pandangan analisis teknikal, pasangan mata uang ini bertahan di bawah garis tengah indikator Bollinger Band. Pita-pitanya melebar, mendemonstrasikan volatilitas yang lebih tinggi. Para trader bisa membeli dari 1,3600 menargetkan 1,3670 dan 1,3700. Ke arah turun, para trader bisa bertransaksi short dari 1,3580 menargetkan 1,3500 dan 1,3450.

Minyak Bumi WTI: Terikat dalam Rentangan di Tengah Pembicaraan Geopolitik dan Prediksi Pasokan

Minyak mentah menemukan dukungan di tengah-tengah ketegangan yang sedang berlangsung antara Iran dan AS, yang dapat menyebabkan disrupsi pasokan. Bagaimanapun, tren naik terbatas sebagaimana negosiasi-negosiasi di antara kedua belah pihak mencegah komoditas ini untuk mencapai level yang lebih tinggi. Pembicaraan OPEC+ tentang peningkatan produksi dari bulan April 2026 memberikan tekanan lebih lanjut terhadap minyak bumi.

WTI hourly chart
Grafik 1-jam WTI

Dari perspektif analisis teknikal, WTI diperdagangkan dekat dengan pita bagian atas daripada indikator Bollinger Band dengan pitanya sempit, yang berarti bahwa volatilitas secara relatif sedang rendah. Trader bisa bertransaksi beli dari 64,10, menargetkan 65,00 dan 66,00. Ke arah turun, trade bisa melakukan transaksi jual dari 63,50 menargetkan 63,00 dan 62,00.

Emas (XAU/USD): Arus Safe-Haven yang Ditingkatkan di Tengah Ketidakpastian Makro

Emas masih di bawah tekanan sebagaimana permintaan safe-haven menurun di tengah ketegangan dagang. Selain itu, ketidakpastian tentang keputusan The Fed lebih lanjut memberikan tambahan tekanan terhadap logam mulia ini. Notulen FOMC dapat memberikan pencerahan terhadap keputusan The Fed, yang bisa membantu para trader emas menemukan beberapa petunjuk dan mendorong emas semakin tinggi atau semakin rendah minggu ini.

XAU/USD hourly chart
Grafik 1-jam XAU/USD

Dari perspektif analisis teknikal, emas diperdagangkan di bawah garis tengah daripada indikator Bollinger Band. Trader bisa bertransaksi long dari 4.930 menargetkan 5.000. Ke arah turun, dengan menjebol ke bawah 4.900, emas cenderung melanjutkan penurunannya menuju 4.860 dan 4.840.

Penulis
Bagikan
Direkomendasikan
Anda berhasil berlangganan ke newsletter