20 Jan, 2026

Eskalasi Amerika Serikat-Uni Eropa: Bagaimana Geopolitik Dapat Berdampak pada Pasar Minggu Ini

Binolla Blog Image - Eskalasi Amerika Serikat-Uni Eropa: Bagaimana Geopolitik Dapat Berdampak pada Pasar Minggu Ini 1

Minggu yang baru dimulai dengan eskalasi ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa. Donald Trump mengklaim Greenland, sementara para representasi Uni Eropa, termasuk Denmark, menolak negosiasi apa pun yang berkaitan dengan hal ini. Sang presiden AS mengumumkan tarif 10% pada hari Sabtu terhadap barang-barang yang diimpor dari negara-negara utama Uni Eropa. Tarif ini akan mulai berlaku tanggal 1 Februari dan akan aktif hingga kesepakatan pembelian Greenland oleh Amerika Serikat selesai.

Risiko-risiko geopolitik masih membebani aset-aset berisiko dan memperkuat volatilitas pasar. Eskalasi antara AS dan Uni Eropa dapat mendukung aset-aset safe-haven, termasuk emas, dan memberikan tekanan terhadap kebanyakan mata uang utama termasuk pula minyak bumi. Pasar finansial sekarang mengevaluasi apakah konflik ini berevolusi menjadi tindakan kebijakan, yang bisa memberikan dampak lebih keras terhadap pasar finansial.

Para trader juga mengevaluasi data pasar tenaga kerja AS terkini yang dirilis baru-baru ini, menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja lebih kuat daripada ekspektasi, yang memberikan cukup ruang bagi The Fed untuk menunda pemotongan suku bunga berikutnya. Menurut para partisipan pasar, FOMC dapat melakukan pemotongan suku bunga selanjutnya di bulan Juni, yang menunjang Dolar AS.

Perhatian sekarang beralih ke data AS yang akan dirilis di minggu ini. Para partisipan pasar akan memantau ketat Core PCE Price Index, yang akan dirilis hari Kamis, bersamaan dengan data PDB kuartalan dari Amerika Serikat. Dalam hal nilai-nilai yang lebih baik, Dolar AS bisa mendapatkan dukungan tambahan.

Bersama-sama, kombinasi ketidakpastian geopolitik dan data makroekonomi AS penting menciptakan latar belakang yang menantang bagi pasar di minggu ini. Para investor akan dipaksa untuk mempertimbangkan risiko politik terhadap fundamental-fundamental perekonomian, dengan kejutan mana pun akan cenderung mendorong pergerakan tajam di seantero mata uang, ekuitas, dan suku bunga. Sebagaimana risiko volatilitas masih meningkat, arah pasar akan bergantung pada apakah diplomasi menenangkan ketegangan dan apakah data AS memperkuat atau menantang berbagai ekspektasi terhadap kebijakan Federal Reserve di masa yang akan datang.

EUR/USD: Geopolitik Membebani Pasangan Mata Uang Ini

Walaupun naik tinggi hari ini, EUR/USD masih bertahan di bawah tekanan di tengah-tengah ketidakpastian geopolitik dan tarif AS yang akan datang. Volatilitas yang meningkat berlanjut untuk mengecilkan hati para investor, dan arus keluar modal dapat memberikan tekanan signifikan terhadap EUR. Bagaimanapun, akan ada beberapa rilis data penting minggu ini dari Uni Eropa dan AS, yang bisa memberikan dampak kuat terhadap fluktuasi harga.

Dari perspektif analisis teknikal, pasangan mata uang ini diperdagangkan di atas pita bagian atas indikator Bollinger Band, menunjukkan kondisi jenuh beli. Para trader bisa membeli di atas 1,1740, menargetkan 1,1800-1,1840. Ke arah turun, posisi short di bawah 1,710 dapat menargetkan 1,1650 dan 1,1600.

Binolla Blog Image - Eskalasi Amerika Serikat-Uni Eropa: Bagaimana Geopolitik Dapat Berdampak pada Pasar Minggu Ini 5

Gunakan Ide-ide Trading Anda dalam Trading!

Gabung Binolla dan trading bersama broker yang dapat diandalkan!

Mulai sekarang

GBP/USD: Pound Inggris Mendapatkan Manfaat dari Pendirian Hawkish Bank Sentral Inggris

Walaupun Pound Inggris masih di bawah tekanan akibat ketegangan antara AS dan Uni Eropa (yang mencakup tarif 10% terhadap produk-produk dari Inggris juga), penurunan pasangan mata uang ini dibatasi di tengah-tengah pendirian hawkish dari bank sentral lokal ini.

Di sisi analisis teknikal, pasangan mata uang ini bertahan di atas pita bagian atas indikator Bollinger Band, namun koreksi menurun telah ada. Para trader bisa membeli dari 1,3490, menargetkan 1,3550 dan 1,3600. Ke arah turun, dengan menjual dari 1,3450, para trader bisa menargetkan 1,3400 dan 1,3370.

WTI: Langkah Selanjutnya dari Minyak Mentah Masih Belum Jelas

Minyak bumi mentah masih ditunjang oleh ketegangan Timur Tengah, dengan deeskalasi masih dipertanyakan. Walaupun Donald Trump menolak untuk mengirimkan pasukan ke wilayah ini, perkembangan apa pun di sana dapat mengubah situasi. Selain itu, AS mungkin akan segera merilis volume yang signifikan dari Venezuela, yang dapat menambah pasokan dan memberikan tekanan terhadap harga WTI.

Dari perspektif analisis teknikal, minyak bumi diperdagangkan dekat dengan pita bagian atas daripada indikator Bollinger Band. Posisi long bisa dibuka di atas 60,20, menargetkan 61,00 dan 61,70. Ke arah turun, para trader bisa menjual dari 59,50, menargetkan 59,00 dan 58,00.

Emas: XAU/USD Didukung oleh Ketegangan Geopolitik

Sebagai aset safe-haven, emas didukung oleh ketegangan yang sedang berlangsung antara AS dan Uni Eropa, termasuk pula situasi di Timur Tengah, yang masih jauh dari tenang. Selain itu, situasi di sekitar Venezuela menambah arus keluar modal dari aset-aset berisiko, yang memberikan tambahan dukungan terhadap logam mulia ini.

Dari perspektif analisis teknikal, emas diperdagangkan dekat dengan pita bagian atas indikator Bollinger Band. Para trader bisa membeli dari 4.740 ke 4.780. Ke arah turun, para trader bisa menjual dari 4.720, menargetkan 4.700 dan 4.680.

Penulis
Bagikan
Direkomendasikan
Anda berhasil berlangganan ke newsletter